- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
- Komisi II DPR RI Minta Kebijakan Bank Tanah di Lembah Napu Ditinjau Ulang
- Aturan Suami Jadi Pencari Nafkah dan Istri Wajib Urus Rumah Digugat ke MK
Akses Jalan Kebun Kopi Kilometer 8 Kembali Lancar Pasca Longsor

Keterangan Gambar : Akses jalan di Kilometer 8 Kebun Kopi bisa dilalui kendaraan pada Selasa (16/9/2025). (Foto: Facebook Nur Andin/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, PARIMO - Kondisi jalan di Kilometer 8 Kebun Kopi, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berangsur membaik pada Selasa (16/9/2025).
Dalam sebuah video yang dibagikan akun Facebook Nur Andin, terlihat arus lalu lintas kini mulai kembali lancar. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas tanpa hambatan.
Baca Lainnya :
- Per 11 September, Kasus Malaria di Parigi Moutong Tembus 190
- Gempa 4,8 SR Guncang Parigi Moutong, Terasa Hingga Palu dan Poso
- Inisiasi Kemah di Desa Taipa Obal, Fathur Razaq Satukan Pemuda dan Masyarakat
- Buronan Pencuri Uang Alfamidi Ampibabo Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Kota Palu
- Dua Mantan Perangkat Desa di Parimo Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp384 Juta
"Info, akses jalan kebun kopi sdh bisa dilalui kendaraan," tulis Nur Andin dalam keterangan unggahannya, dikutip Selasa (16/9/2025).
Sebelumnya, jalan tersebut sempat tertutup material longsor sepanjang kurang lebih 500 meter pada Jumat (12/9/2025).
Peristiwa itu menyebabkan empat sepeda motor dan empat mobil terjebak, sehingga akses vital di jalur tersebut sempat tersendat. (Bim/Nl)









