- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
- Abdurahim Nasar Al-Amri Soroti Mandeknya RDTR, DPRD Palu Siap Koordinasi Ulang ke Pusat
Fathur Razaq Jajaki Kolaborasi KONI Sulteng–Sulut untuk PON 2032

Keterangan Gambar : Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, mengunjungi Kantor KONI Sulawesi Utara, Sabtu (21/2/2026). (Foto : Media KONI Sulteng)
Likeindonesia.com, MANADO – Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, bertemu dengan Ketua Umum KONI Sulawesi Utara, Brigjen TNI (Purn) Jerry Waleleng, di Kantor KONI Sulawesi Utara, Sabtu (21/2/2026). Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan fokus pada komunikasi, diskusi strategis kebijakan olahraga, serta peluang menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032.
Fathur Razaq menegaskan komitmen KONI Sulawesi Tengah untuk membangun sinergi antardaerah di kawasan timur Indonesia. Menurutnya, kolaborasi regional menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menyelenggarakan event olahraga nasional berskala besar.
Baca Lainnya :
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sulteng
- Persiapan Rute Internasional, Imigrasi Palu Studi Sistem Pemeriksaan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri
- Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Longsor di WPR Kayuboko, Dinas ESDM Tinjau Lokasi
- Ini Daerah dengan Jumlah Masjid Terbanyak di Sulawesi Tengah
- Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Laut Sulawesi, Terasa di Buol, Parimo, Gorontalo, hingga Manado
“Sulawesi Tengah memandang kolaborasi dengan Sulawesi Utara sebagai peluang besar. Sinergi ini akan memperkuat kesiapan organisasi, sumber daya manusia, serta dukungan pemerintah daerah menuju PON 2032,” ujar Fathur Razaq.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sulawesi Utara, Jerry Waleleng, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia memaparkan perkembangan pembinaan olahraga, penguatan tata kelola organisasi, dan kesiapan infrastruktur olahraga di Sulawesi Utara.
Ia juga menekankan bahwa komunikasi awal dengan KONI Sulawesi Tengah sudah berjalan sebagai bagian dari penjajakan dan konsolidasi dukungan.
Kedua belah pihak membahas peluang tuan rumah bersama antara Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Mereka menilai sinergi regional dapat menjadi kekuatan utama, baik dari sisi infrastruktur, dukungan pemerintah daerah, maupun kapasitas penyelenggaraan event olahraga nasional. KONI Sulawesi Utara juga mendorong Sulawesi Tengah segera mengirim surat resmi sebagai bentuk keseriusan kerja sama.
Selain PON 2032, pertemuan ini turut menyoroti kesiapan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah PON Beladiri pada Juni 2026, yang dinilai penting untuk menunjukkan kapasitas daerah dalam menyelenggarakan event nasional sekaligus memperkuat langkah menuju PON 2032.
Pertemuan ini dihadiri jajaran pengurus KONI dari kedua provinsi. Dari Sulawesi Tengah hadir Ketua Harian Moh. Ifan Taufan, Direktur Eksekutif Muhammad Warsita, Kepala Bidang Administrasi Hendra Iskandar, Kepala Bidang Media dan Kreatif Rachmat Caisaria, serta jajaran staf. Sementara dari Sulawesi Utara hadir Sekretaris Umum Dr. Drs. Asripan Nani dan pengurus bidang terkait.
Melalui pertemuan ini, KONI Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara sepakat memperkuat komunikasi, menyelaraskan langkah strategis, dan membangun kolaborasi yang terukur sesuai regulasi. Semangat kebersamaan kawasan timur Indonesia diharapkan menjadi fondasi untuk mewujudkan peluang tuan rumah bersama PON XXIII Tahun 2032. (Nul/Nl)










