- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
Iran Balas Serangan Israel dengan Rudal Jarak Jauh, Ledakan Gegerkan Wilayah Utara Israel

Keterangan Gambar : Iran membalas serangan Israel dengan rudal jarak jauh. (Foto : @muslim)
Likeindonesia.com, IRAN - Iran membalas serangan yang dilancarkan Israel dengan menembakkan rudal jarak jauh pada Sabtu (28/2/2026). Televisi pemerintah Iran menyebut aksi ini sebagai bentuk balas dendam sekaligus tanggapan tegas terhadap agresi Israel.
Di Israel, ledakan kuat mengguncang wilayah utara, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera. Ledakan terjadi tepat setelah militer Israel mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadang tembakan rudal dari Iran.
Baca Lainnya :
- Israel Serang Iran, Ledakan Guncang Ibu Kota Teheran
- Beda dari Tahun-Tahun Sebelumnya, Masjidil Haram Tetapkan Salat Tarawih 10 Rakaat di Ramadan 2026
- Admin
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Batu 081356561733 Pesan Antar
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Tulungagung 081356561733 Pesan Antar
Militer Israel mengonfirmasi bahwa beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran memang teridentifikasi menuju wilayah Israel, sehingga memicu sirene peringatan di sejumlah daerah.
“Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika perlu untuk menghilangkan ancaman tersebut,” ujar militer Israel, dikutip dari Al Jazeera.
Militer Israel juga menegaskan bahwa sistem pertahanan udara tidak sepenuhnya tertutup, sehingga masyarakat diimbau untuk terus mematuhi pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri demi keselamatan. (Nul)




.jpg)





