Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2

By Inul Irfani 04 Jun 2026, 10:46:58 WIB Komunitas
    Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2

Keterangan Gambar : ID Humanity Dompet Dhuafa bersama PMI Sulawesi Tengah gelar pelatihan dan sertifikasi Pertolongan Pertama (P2) di Kota Palu, Kamis (22/5/2026). (Dok. ID Humanity Dompet Dhuafa)


Likeindonesia.com, PALU - ID Humanity Dompet Dhuafa bersama PMI Sulawesi Tengah menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Pertolongan Pertama (P2) bagi para relawan dari regional Sulawesi yang dipusatkan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis (22/5/2026).


Kegiatan pelatihan yang digelar selama tiga hari, dari Kamis (22/5) hingga Sabtu (24/5), merupakan bagian dari upaya ID Humanity Dompet Dhuafa untuk meningkatkan kapasitas relawan dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. 

Baca Lainnya :


Dalam sambutannya, Deputi Direktur II Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, Siti Rusmiyati, menyampaikan bahwa relawan memiliki peran yang sangat besar dalam menebarkan manfaat melalui berbagai program Dompet Dhuafa.


Karena itu, menurutnya, relawan perlu dibekali kompetensi yang dapat menunjang tugas mereka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya adalah kemampuan memberikan pertolongan pertama pada situasi kegawatdaruratan.


“Tanpa peran serta relawan kita tidak bisa berkembang. Kita tidak bisa berkontribusi secara lebih luas. Karena itu para relawan harus punya kompetensi. Jadi tidak sekadar hadir, tapi mereka bisa membantu, dalam hal ini penyintas pada kegawatdaruratan, dengan prosedur yang benar,” ujar Siti Rusmiyati. 


Pelatihan dan sertifikasi ini diikuti sekitar 30 relawan yang berasal dari berbagai wilayah di Pulau Sulawesi, antara lain Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Utara.


Para peserta mendapatkan pembekalan melalui sesi teori dan praktik pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. 


Trainer PMI Sulawesi Tengah, Amyadin, mengatakan bahwa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta dinilai telah memiliki kompetensi dasar untuk memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat.


Amyadin juga menegaskan bahwa pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama penting dimiliki oleh setiap orang, terutama relawan yang kerap terlibat dalam penanganan situasi darurat di daerahnya. Dengan kapasitas tersebut, relawan dapat memberikan penanganan awal yang cepat dan tepat kepada penyintas sebelum mendapatkan bantuan medis lanjutan.


“Cepat dan tepat. Dua hal ini yang harus dipegang teguh oleh relawan yang ingin membantu penanganan gawat darurat. Karena prinsip pertolongan pertama itu cepat dan tepat. Pertolongan pertama berkaitan dengan persoalan kegawatdaruratan, jadi dua hal ini harus ada,” terang Amyadin.


Amyadin berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan hingga tuntas sehingga siap terjun membantu masyarakat saat dibutuhkan.


Para relawan yang mengikuti pelatihan ini ke depannya akan tergabung menjadi relawan kemanusiaan ID Humanity Dompet Dhuafa. 


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, digelar aksi sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan penyaluran paket sembako bagi kaum dhuafa di sekitar Kota Palu pada Minggu (25/5/2026). Aksi sosial tersebut melibatkan PMI Sulawesi Tengah bersama para relawan ID Humanity Dompet Dhuafa.


Melalui kegiatan ini, ID Humanity Dompet Dhuafa berharap dapat melahirkan lebih banyak relawan kemanusiaan yang memiliki kapasitas, kesiapsiagaan, dan semangat kolaborasi dalam merespons berbagai situasi darurat.***




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.