- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Gubernur Sulteng Dorong Kolaborasi Pembangunan di Parimo, Fokus Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam rapat kerja yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (26/2/2024). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam rapat kerja yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (26/2/2024).
Rapat kerja tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program dan kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar berjalan searah, efektif, serta berdampak langsung bagi masyarakat. Fokus utama yang ditekankan adalah percepatan penurunan angka kemiskinan dan prevalensi stunting.
Baca Lainnya :
- Wagub Reny Minta TPID se-Sulteng Gerak Cepat Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri
- 27 Ton Durian Beku Asal Parigi Moutong Diekspor ke Tiongkok
- Wagub Sulteng Awali Safari Ramadan 2026 di Palu, Perkuat Iman Lewat Program Berani Berkah
- Hujan Belum Merata, Status Siaga Karhutla dan Kekeringan di Parimo Diperpanjang hingga 7 Maret
- Tak Semua Pelaku Dipenjara, KUHP Baru Buka Ruang Hukuman Kerja Sosial
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa persoalan kemiskinan dan stunting harus ditangani secara bersama dan terintegrasi. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar intervensi yang dilakukan tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran.
Ia menyebut, upaya penanganan tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, edukasi pola asuh, penyediaan air bersih dan sanitasi, hingga penguatan ekonomi keluarga.
“Penurunan angka kemiskinan dan stunting harus menjadi prioritas bersama. Program harus berbasis data dan menyentuh langsung keluarga yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Parigi Moutong menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap pembangunan di daerahnya. Ia berharap kolaborasi yang diperkuat melalui rapat kerja ini mampu mempercepat capaian penurunan kemiskinan dan stunting di Parigi Moutong.
Di akhir kegiatan, Gubernur bersama jajaran pemerintah daerah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat.
Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus upaya perlindungan sosial bagi keluarga kurang mampu dan rentan. (Nul/Nl)










