- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali

Keterangan Gambar : Ilustrasi. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Seorang pria berinisial S (33), warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas setelah diduga dikeroyok massa di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Korban sebelumnya diduga mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Bahodopi.
Kabag Ops Polres Morowali, AKP Rustang mengatakan, peristiwa itu terjadi di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.05 Wita. Korban diduga melakukan pencurian sepeda motor di sekitar sebuah minimarket sebelum aksinya diketahui warga.
Baca Lainnya :
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Pongko Dero Merapat! Dero Massal HUT Bhayangkara ke-79 Goyang Heboh, Hadiah Menanti!
- Pemprov Sulteng Hapus Seluruh Pungutan di Sekolah Negeri Mulai April 2025
- Setelah Dua Hari Menghilang, Lansia di Poso Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Selamat
“Terduga pelaku tindak pidana pencurian yang diamankan dan menjadi korban pengeroyokan oleh massa,” ujar Rustang kepada wartawan, Minggu (26/7/2026), dikutip dari detik.com.
Rustang menjelaskan, setelah diamankan warga, korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan sebelum sempat diserahkan kepada petugas kepolisian.
“Aksinya kemudian diketahui warga hingga berhasil diamankan. Sebelum diserahkan kepada petugas yang bersangkutan diduga menjadi korban pengeroyokan,” katanya.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Personel Polsek Bahodopi yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi korban ke Klinik IMIP untuk mendapatkan penanganan medis.
Karena kondisinya cukup serius, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Bungku. Namun, meski sempat menjalani perawatan intensif, nyawanya tidak tertolong.
Polisi saat ini masih menyelidiki dugaan pencurian sepeda motor yang dilakukan korban. Selain itu, penyidik juga mengusut aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pencurian tersebut, sekaligus mengusut dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkas Rustang. (nul)










