- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
- Pemerintah Kaji Skema Haji Tanpa Antrean ala War Tiket, Siapa Cepat Dia Berangkat
Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo

Keterangan Gambar : BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan informasi tinggi gelombang di perairan Sulawesi Tengah. (Foto: @cuaca_sulteng/Instagram)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tengah. Peringatan ini berlaku mulai 7 Februari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 10 Februari 2026 pukul 08.00 WITA.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca di Sulawesi Tengah umumnya diprakirakan cerah hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada siang dan malam hari.
Baca Lainnya :
- Lewat Reses di Palupi, Armin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Reses di Pantoloan Boya, Rustia Tompo Kawal Penanganan Banjir dan Dorong Infrastruktur Strategis
Arah angin umumnya bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan berkisar 5–20 knot. Kecepatan angin maksimum diprakirakan terjadi di Perairan Palu–Donggala, Perairan Buol, Perairan Tolitoli, serta Perairan Timur Banggai.
Seiring dengan kondisi tersebut, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo, termasuk Teluk Tomini bagian selatan Parigi Moutong, Perairan Kepulauan Tojo Una-Una, serta Perairan Banggai Laut.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap aktivitas pelayaran. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sementara kapal tongkang berpotensi terdampak jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter. (Nul/Nl)










