- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo

Keterangan Gambar : BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan informasi tinggi gelombang di perairan Sulawesi Tengah. (Foto: @cuaca_sulteng/Instagram)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tengah. Peringatan ini berlaku mulai 7 Februari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 10 Februari 2026 pukul 08.00 WITA.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca di Sulawesi Tengah umumnya diprakirakan cerah hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada siang dan malam hari.
Baca Lainnya :
- Lewat Reses di Palupi, Armin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Reses di Pantoloan Boya, Rustia Tompo Kawal Penanganan Banjir dan Dorong Infrastruktur Strategis
Arah angin umumnya bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan berkisar 5–20 knot. Kecepatan angin maksimum diprakirakan terjadi di Perairan Palu–Donggala, Perairan Buol, Perairan Tolitoli, serta Perairan Timur Banggai.
Seiring dengan kondisi tersebut, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo, termasuk Teluk Tomini bagian selatan Parigi Moutong, Perairan Kepulauan Tojo Una-Una, serta Perairan Banggai Laut.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap aktivitas pelayaran. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sementara kapal tongkang berpotensi terdampak jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter. (Nul/Nl)


.jpg)







