- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
- Pemerintah Kaji Skema Haji Tanpa Antrean ala War Tiket, Siapa Cepat Dia Berangkat
Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang

Keterangan Gambar : Ilustrasi kemiskinan. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat penurunan angka kemiskinan pada September 2025. Persentase penduduk miskin tercatat sebesar 10,52 persen, turun 0,40 persen poin dibandingkan Maret 2025.
Sejalan dengan penurunan persentase tersebut, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tengah pada September 2025 tercatat sebanyak 345,38 ribu orang, atau berkurang 10,81 ribu orang dibandingkan kondisi Maret 2025.
Baca Lainnya :
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Ramai di Akhir Tahun, Penumpang Pesawat di Sulteng Tembus 107 Ribu Orang
- Bayar Pajak Tepat Waktu, Warga Sulteng Berpeluang Dapat Umroh Gratis
- Menkum Dorong Penyelesaian Sengketa Warga Lewat Pos Bantuan Hukum
- Beasiswa Berani Cerdas Mahasiswa Sulteng di Unhas Segera Cair, UKT Ditanggung Pemprov
Penurunan angka kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Pada September 2025, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan tercatat sebesar 6,40 persen, turun 0,58 persen poin dari Maret 2025 yang sebesar 6,98 persen.
"Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2025 sebesar 12,66 persen, turun 0,27 poin jika dibandingkan dengan Maret 2025 sebesar 12,93 persen," jelas BPS Sulteng dalam laporan Berita Resmi Statistik yang dirilis Kamis (5/2/2026).
Adapun secara jumlah, penduduk miskin di wilayah perkotaan pada September 2025 berkurang 5,08 ribu orang, dari 76,92 ribu orang pada Maret 2025 menjadi 71,84 ribu orang. Pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin di wilayah perdesaan juga menurun sebanyak 5,74 ribu orang, dari 279,27 ribu orang menjadi 273,53 ribu orang.
BPS juga mencatat Garis Kemiskinan Sulawesi Tengah pada September 2025 sebesar Rp664.691 per kapita per bulan. Angka tersebut terdiri atas Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp498.444 atau 74,99 persen, dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp166.274 atau 25,01 persen.
Pada periode tersebut, rata-rata rumah tangga miskin di Sulawesi Tengah memiliki 5,4 orang anggota rumah tangga, sehingga besaran Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata mencapai Rp3.589.331 per bulan. (Nul/Nl)










