- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Donggala, Getaran Terasa hingga Palu Utara

Keterangan Gambar : Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Selasa (6/1/2026) pagi. (Foto: Dok. BMKG)
Likeindonesia.com, Donggala – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Selasa (6/1/2026) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 08.11.32 WITA.
Baca Lainnya :
- KONI Sulteng Susun Strategi Prestasi Cabor Olimpik Menuju PON 2028
- Pasca Nataru, Harga Bahan Pokok di Palu Berangsur Stabil
- RSUD Anutapura Palu Luncurkan Layanan Bedah Retina Perdana di Sulawesi Tengah
- Arus Balik Nataru 2026 di Terminal Mamboro Palu Meningkat Tajam, Puncak Diprediksi 3 Januari
- Prajurit Kodam XXIII/Palaka Wira Raih Perak dan Perunggu di Open Petanque Competition 2025
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 0,60 Lintang Selatan dan 119,84 Bujur Timur. Lokasi gempa berada di darat, sekitar 21 kilometer selatan Donggala, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," ujar Plt. Kepala BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).
BMKG menyebut, berdasarkan hasil estimasi peta guncangan atau shakemap serta laporan masyarakat menunjukkan gempa dirasakan di wilayah Palu Utara dengan skala intensitas II–III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang, dan getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada truk yang melintas.
BMKG juga menyampaikan bahwa hingga pukul 07.30 WITA belum terpantau adanya gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG meminta masyarakat hanya mengakses informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, InaTEWS, kanal Telegram BMKG, serta aplikasi resmi BMKG. (Nul)


.jpg)







