- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Gempa Magnitudo 5,8 di Poso Dipicu Sesar Tokokaru, BMKG Catat 10 Gempa Susulan

Keterangan Gambar : Ilustrasi seismograf, alat pengukur gempa. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Poso – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/8/2025) pukul 06.38 WITA.
BMKG mencatat episenter gempa berada di laut, 13 kilometer barat laut Kota Poso, pada kedalaman 10 kilometer.
Baca Lainnya :
- Hacked By Mr.SonicX
- KillerSecTeam
- HACKED BY OBINXYZ
- Hacked By BARZXPLOIT FT Mr.SonicX
- BNNP Sulteng Musnahkan Narkotika Senilai Rp4,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Berdasarkan analisis, gempa tersebut tergolong dangkal akibat aktivitas Sesar Tokoraru dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Getaran gempa dirasakan kuat di Kota Poso dengan intensitas V-VI MMI, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Sejumlah dinding dilaporkan mengalami keretakan ringan.
Sementara itu, di Luwu Timur, Mamuju, Masamba, Majene, Palopo, Pasangkayu, dan Polewali Mandar, gempa dirasakan pada skala III-IV MMI.
Getaran juga dirasakan di Tana Toraja dan Wajo dengan skala III MMI.
Hingga kini, belum ada laporan kerusakan signifikan akibat gempa tersebut.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Monitoring hingga pukul 07.10 WIB menunjukkan adanya 10 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 3,2.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali ke dalam. (Rul/Nul)










