- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Gempa Magnitudo 5,8 di Poso Dipicu Sesar Tokokaru, BMKG Catat 10 Gempa Susulan

Keterangan Gambar : Ilustrasi seismograf, alat pengukur gempa. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Poso – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/8/2025) pukul 06.38 WITA.
BMKG mencatat episenter gempa berada di laut, 13 kilometer barat laut Kota Poso, pada kedalaman 10 kilometer.
Baca Lainnya :
- Hacked By Mr.SonicX
- KillerSecTeam
- HACKED BY OBINXYZ
- Hacked By BARZXPLOIT FT Mr.SonicX
- BNNP Sulteng Musnahkan Narkotika Senilai Rp4,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Berdasarkan analisis, gempa tersebut tergolong dangkal akibat aktivitas Sesar Tokoraru dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Getaran gempa dirasakan kuat di Kota Poso dengan intensitas V-VI MMI, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Sejumlah dinding dilaporkan mengalami keretakan ringan.
Sementara itu, di Luwu Timur, Mamuju, Masamba, Majene, Palopo, Pasangkayu, dan Polewali Mandar, gempa dirasakan pada skala III-IV MMI.
Getaran juga dirasakan di Tana Toraja dan Wajo dengan skala III MMI.
Hingga kini, belum ada laporan kerusakan signifikan akibat gempa tersebut.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Monitoring hingga pukul 07.10 WIB menunjukkan adanya 10 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 3,2.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali ke dalam. (Rul/Nul)










