- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Iran Balas Serangan Israel dengan Rudal Jarak Jauh, Ledakan Gegerkan Wilayah Utara Israel

Keterangan Gambar : Iran membalas serangan Israel dengan rudal jarak jauh. (Foto : @muslim)
Likeindonesia.com, IRAN - Iran membalas serangan yang dilancarkan Israel dengan menembakkan rudal jarak jauh pada Sabtu (28/2/2026). Televisi pemerintah Iran menyebut aksi ini sebagai bentuk balas dendam sekaligus tanggapan tegas terhadap agresi Israel.
Di Israel, ledakan kuat mengguncang wilayah utara, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera. Ledakan terjadi tepat setelah militer Israel mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadang tembakan rudal dari Iran.
Baca Lainnya :
- Israel Serang Iran, Ledakan Guncang Ibu Kota Teheran
- Beda dari Tahun-Tahun Sebelumnya, Masjidil Haram Tetapkan Salat Tarawih 10 Rakaat di Ramadan 2026
- Admin
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Batu 081356561733 Pesan Antar
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Tulungagung 081356561733 Pesan Antar
Militer Israel mengonfirmasi bahwa beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran memang teridentifikasi menuju wilayah Israel, sehingga memicu sirene peringatan di sejumlah daerah.
“Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika perlu untuk menghilangkan ancaman tersebut,” ujar militer Israel, dikutip dari Al Jazeera.
Militer Israel juga menegaskan bahwa sistem pertahanan udara tidak sepenuhnya tertutup, sehingga masyarakat diimbau untuk terus mematuhi pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri demi keselamatan. (Nul)










