- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Iran Balas Serangan Israel dengan Rudal Jarak Jauh, Ledakan Gegerkan Wilayah Utara Israel

Keterangan Gambar : Iran membalas serangan Israel dengan rudal jarak jauh. (Foto : @muslim)
Likeindonesia.com, IRAN - Iran membalas serangan yang dilancarkan Israel dengan menembakkan rudal jarak jauh pada Sabtu (28/2/2026). Televisi pemerintah Iran menyebut aksi ini sebagai bentuk balas dendam sekaligus tanggapan tegas terhadap agresi Israel.
Di Israel, ledakan kuat mengguncang wilayah utara, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera. Ledakan terjadi tepat setelah militer Israel mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadang tembakan rudal dari Iran.
Baca Lainnya :
- Israel Serang Iran, Ledakan Guncang Ibu Kota Teheran
- Beda dari Tahun-Tahun Sebelumnya, Masjidil Haram Tetapkan Salat Tarawih 10 Rakaat di Ramadan 2026
- Admin
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Batu 081356561733 Pesan Antar
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Tulungagung 081356561733 Pesan Antar
Militer Israel mengonfirmasi bahwa beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran memang teridentifikasi menuju wilayah Israel, sehingga memicu sirene peringatan di sejumlah daerah.
“Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika perlu untuk menghilangkan ancaman tersebut,” ujar militer Israel, dikutip dari Al Jazeera.
Militer Israel juga menegaskan bahwa sistem pertahanan udara tidak sepenuhnya tertutup, sehingga masyarakat diimbau untuk terus mematuhi pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri demi keselamatan. (Nul)










