- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak

Keterangan Gambar : Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian terhadap korban. (Foto: Kantor SAR Palu)
Likeindonesia.com, BANGGAI LAUT - Seorang nelayan dilaporkan hilang kontak saat melaut di Perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Tim SAR Gabungan saat ini masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Korban diketahui berangkat melaut pada Sabtu (11/7) pagi. Saat kondisi cuaca mulai memburuk, rekan korban memutuskan kembali ke daratan, sedangkan korban tetap melanjutkan aktivitas mencari ikan.
Baca Lainnya :
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Pongko Dero Merapat! Dero Massal HUT Bhayangkara ke-79 Goyang Heboh, Hadiah Menanti!
- Pemprov Sulteng Hapus Seluruh Pungutan di Sekolah Negeri Mulai April 2025
- Setelah Dua Hari Menghilang, Lansia di Poso Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Selamat
Hingga sore hari, korban belum kembali dan tidak dapat dihubungi. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Palu untuk dilakukan operasi pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut bersama unsur SAR gabungan bergerak menuju lokasi kejadian dan melaksanakan pencarian menggunakan dua perahu nelayan. Area pencarian difokuskan dalam radius 5 nautical mile (Nm) dari lokasi korban terakhir diketahui.
Hingga Minggu (12/7) pukul 18.00 WITA, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada Senin (13/7).
Kantor SAR Palu mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum melaut, menggunakan alat keselamatan, serta segera kembali ke daratan apabila kondisi cuaca memburuk. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama,” tulis Kantor SAR Palu dalam rilis resminya, Senin (13/7/2026). (nul)










