- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi

Keterangan Gambar : Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail, saat ditemui wartawan, Senin (10/8/2026). (Foto: Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, PALU - Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kota Palu. Hingga saat ini, sebanyak sembilan orang saksi telah diperiksa dan pelaku masih dalam pengejaran.
Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail mengatakan, sembilan saksi yang telah diperiksa terdiri dari warga yang pertama kali datang ke lokasi kejadian, orang tua pelaku, serta istri korban sebelum meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu.
Baca Lainnya :
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Selain memeriksa saksi, polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebanyak tiga kali untuk mengungkap kasus tersebut.
“Setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap istri almarhum sebelum dia meninggal di RS Bhayangkara, akhirnya kami melakukan olah TKP kembali,” ujar Ismail kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Menurut Ismail, motif di balik penganiayaan yang menyebabkan satu keluarga tersebut meninggal dunia hingga kini belum diketahui. Pihaknya disebut masih fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Untuk motifnya kami belum diketahui, karena pelaku belum tertangkap, kami masih melakukan pengejaran,” ujarnya.
Kasus tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kota Palu, pada Minggu (26/7/2026).
Dalam kejadian itu, Jamil (32) dan anaknya yang berusia 2 tahun meninggal dunia. Sementara istrinya, Nurhanisa (23), mengalami luka tusuk dan sempat menjalani perawatan intensif selama 10 hari di RS Bhayangkara Palu sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. (nul)










