- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas

Keterangan Gambar : Momen pengendara protes terhadap petugas jaga Buka-Tutup jalan di Kebun Kopi saat sejumlah mobil dibiarkan lewat di saat jadwal penutupan sedang berlangsung. (Foto: Fb Marce Lengkong Rotty/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, Palu - Sistem buka-tutup jalan di Jalan Trans Sulawesi Kebun Kopi Palu-Parigi yang mulai diberlakukan sejak 28 Juni hingga 25 Oktober 2025 kembali menuai sorotan. Bukan hanya karena keterbatasan waktu akses, tapi kini lantaran adanya dugaan perlakuan istimewa terhadap kendaraan tertentu.
Kejadian itu viral usai diunggah oleh akun Facebook bernama Marce Lengkong Rotty pada (6/7/2025), yang turut menjadi saksi langsung dalam kejadian tersebut. Dalam video yang diunggah, tampak suasana panas di sekitar portal Kebun Kopi saat beberapa pengendara mulai memprotes keputusan petugas yang dianggap tidak adil.
Baca Lainnya :
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Palu Pagi Ini
- Diskon Tiket Kapal Laris di Palu, 5.000 Tiket Terjual dalam Waktu Singkat
“Lambat 5 menit saja, kami harus menunggu buka-tutup selanjutnya. Tapi kenapa ada mobil yang bisa langsung lewat?” tulis Marce dalam keterangannya, dikutip Senin (7/7/2025).
Ungkapnya dalam video, sebuah mobil Fortuner hitam yang berada di urutan paling depan, sempat terlihat berbincang dengan seorang pria berseragam dan dua penjaga portal. Tak lama setelah percakapan itu, portal dibuka dan mobil tersebut langsung diloloskan. Alasannya? Mobil tersebut disebut-sebut sebagai "utusan bupati".
Insiden ini memicu kemarahan para pengemudi lain yang merasa diperlakukan tidak adil. Tak berselang lama, dua kendaraan lain juga diloloskan sebelum portal kembali ditutup, membuat suasana kian panas. Para pengguna jalan yang sudah menunggu berjam-jam akhirnya meluapkan protes mereka secara terbuka.
Konflik Berulang di Jalur Strategis
Jalur Kebun Kopi yang menjadi penghubung vital antar wilayah memang tengah dalam masa perbaikan dan pembatasan akses selama 4 bulan. Namun, insiden seperti ini menambah daftar panjang ketidakpuasan masyarakat atas penerapan sistem buka-tutup yang dinilai tidak konsisten dan rentan konflik.
Banyak pihak berharap ada peninjauan ulang terhadap regulasi dan pengawasan di lapangan agar tak ada lagi kendaraan yang mendapat "keistimewaan" atas nama jabatan. (Bim)


.jpg)







