- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
Taekwondo Putra Sulteng Raih Perunggu di Hari Perdana PON Bela Diri 2025

Keterangan Gambar : Tim Taekwondo Putra Sulawesi Tengah tampil kompak dan berhasil meraih medali perunggu di nomor Poomsae beregu pada hari pertama pertandingan, Minggu (12/10/2025). (Foto: Humas Koni Sulteng)
Likeindonesia.com, KUDUS – Kabar membanggakan datang dari arena PON Bela Diri 2025 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Tim Taekwondo Putra Sulawesi Tengah berhasil meraih medali perunggu di nomor Poomsae beregu pada hari pertama pertandingan, Minggu (12/10/2025).
Tim yang beranggotakan Abdul Rahman Darwin K. Latjanda dan Johansen Vicenzo Angtolis dari Kabupaten Morowali, serta Muhamat Rizal asal Kota Palu, tampil impresif dan penuh percaya diri sejak awal pertandingan. Ketiganya mampu menunjukkan kekompakan serta teknik yang solid, sehingga berhasil mengantarkan Sulteng naik podium.
Baca Lainnya :
- Petugas Temukan Barang Terlarang Saat Razia di Lapas Palu
- Ketua Dekranasda Sulteng Melenggak Pamerkan Batik Bomba di Panggung Fesyen Nasional
- Dapat Dukungan Menkes, RS Undata Nambaso Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan di Indonesia Timur
- Kontingen Sulteng Siap Rebut Emas di PON Beladiri 2025 Kudus
- Upah Tukang di Sulteng Paling Rendah se-Indonesia, Hanya Rp 100 Ribu Per Hari
Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat juang luar biasa dari para atlet serta tim pelatih.
“Mereka membuktikan bahwa semangat Temponamo Sulteng Nambaso bukan sekadar slogan, tetapi tekad untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” ujar Fathur.
Dengan raihan perunggu ini, kontingen Sulteng membuka langkah positif di ajang PON Bela Diri 2025. KONI Sulteng optimistis para atlet akan terus memberikan yang terbaik untuk membawa pulang lebih banyak medali bagi Sulawesi Tengah. (Nl/Nl)










