- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
12 Perusahaan Tambang Komit Perbaiki Jalan Ganda-Ganda–Toi di Morut Usai Didorong Gubernur

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melakukan kunjungan di Morowali Utara. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, MORUT – Sebanyak 12 perusahaan tambang akhirnya sepakat membenahi jalan Ganda-ganda menuju Toi, Morowali Utara. Kesepakatan ini menjadi langkah penting setelah Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menekankan bahwa dunia usaha juga harus mengambil bagian dalam pembangunan infrastruktur daerah.
Jalur yang selama ini rusak parah dan sering menghambat aktivitas masyarakat maupun operasional tambang, kini dipastikan akan segera mendapat perbaikan. Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan kerja antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemkab Morowali Utara, dan Asosiasi Pengusaha Tambang (Aspeta) di Kantor Bupati Morowali Utara, Rabu (20/8/2025).
Baca Lainnya :
- Gubernur Anwar Hafid: Jangan Biarkan Masyarakat Rugi karena Aktivitas Tambang
- Tiga Perusahaan Nikel di Morut Diduga Serobot Lahan Warga
- Kolaborasi KPID–Balmon, Jaga Frekuensi dan Konten Siaran di Sulteng
- Korban Meninggal Gempa Poso Bertambah, Suami-Istri Jadi Korban
- Setelah 11 Jam Pencarian, Pendaki Gunung Gawalise Alami Hipotermia Ditemukan Selamat
“Perusahaan tambang yang menggunakan jalan untuk kegiatan operasional tentu juga memiliki tanggung jawab bersama menjaga dan memperbaikinya. Pemerintah daerah berharap kontribusi ini bisa diwujudkan secara nyata demi kepentingan bersama,” ujar Anwar Hafid.
Dalam arahannya di Morowali Utara, Anwar Hafid kembali mengingatkan agar perusahaan tambang tidak semata mengejar produksi. Ia menegaskan pentingnya tanggung jawab sosial dan lingkungan yang harus dipegang oleh setiap perusahaan.
“Jalan di Molino rusak, laut di beberapa teluk sudah mulai keruh, dan masyarakat mulai terdampak. Situasi ini tidak boleh dibiarkan. Pemerintah daerah akan bersikap tegas, termasuk menghentikan sementara aktivitas perusahaan yang tidak bertanggung jawab hingga masalahnya diperbaiki,” tegasnya.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, menyambut baik kesepakatan tersebut dan menilai capaian itu tak lepas dari kepemimpinan Gubernur. Menurutnya, sebelumnya hanya dua perusahaan tambang yang bersedia ikut serta, namun setelah kehadiran Gubernur, jumlahnya meningkat drastis menjadi 12 perusahaan.
“Ini bukti nyata perhatian dan kepemimpinan Bapak Gubernur. Tadinya hanya dua perusahaan, sekarang sudah 12 yang berkomitmen. Tentu ini sangat berarti bagi masyarakat Morowali Utara,” kata Delis.
Selain menjadi wujud sinergi pemerintah dan dunia usaha, pembangunan jalan Ganda-ganda–Toi juga diharapkan memperlancar akses logistik, menunjang aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga. Jalan ini merupakan jalur vital yang bukan hanya digunakan oleh perusahaan tambang, tetapi juga oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. (Bim/Nl)










