- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Setelah 11 Jam Pencarian, Pendaki Gunung Gawalise Alami Hipotermia Ditemukan Selamat

Keterangan Gambar : Korban yang mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Gawalise, Kabupaten Sigi, ditemukan selamat dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, SIGI - Setelah dilakukan pencarian intensif, Tim SAR gabungan berhasil menemukan Icha (17 th), pendaki asal Tinggede yang sempat dilaporkan hilang di Gunung Gawalise. Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (18/8/2025) pukul 10.15 WITA.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu sebelumnya menerima laporan pada Minggu (17/8/2025) pukul 23.05 WITA. Dalam laporan tersebut disebutkan, korban mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Gawalise, Kabupaten Sigi.
Baca Lainnya :
- Fathur Razaq Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Bukit Salena, Kibarkan Merah Putih di Udara
- Residivis Tikam Pengusaha Toko Bangunan Hingga Tewas di Palu
- Hacked By BARZXPLOIT
- Ribuan Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi HUT RI ke-80
- Syarifudin Hafid Dukung Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan
Menyusul laporan yang diterima, tim rescue SAR Palu segera diberangkatkan. Pada pukul 23.50 WITA, tim tiba di Pos Musibah dan langsung bergerak menuju lokasi. Namun, cuaca ekstrem berupa hujan deras dan kabut tebal sempat menghambat pergerakan, sehingga tim harus menunggu kondisi lebih aman sebelum melanjutkan pencarian.
Proses evakuasi berlangsung hingga Senin (18/8/2025) malam. Korban akhirnya tiba di posko sekitar pukul 21.48 WITA, lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Alhamdulillah, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat. Korban saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan pendakian agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, membawa perlengkapan yang memadai baik itu obat-obatan maupun logistik, sehingga kegiatan pendakian dapat berjalan aman,” ungkap Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal.
Setelah korban ditemukan dalam keadaan selamat, Tim SAR menggelar debriefing pada pukul 22.20 WITA. Dalam rapat evaluasi tersebut, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi diusulkan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, Tim Pendaki, BPBD Sigi, Rumah Sakit Bhayangkara, masyarakat setempat, serta UPT Taman Nasional Sektor I. (Bim/Nl)










