- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Kasus Kuota Haji 2024, Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Kuota Haji ke KPK

Keterangan Gambar : Ustaz Khalid Basalamah. (Foto: @khalidbasalamah/YouTube)
Likeindonesia.com, Jakarta - Ustaz Khalid Basalamah diketahui telah mengembalikan sejumlah uang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi kuota haji 2024. Uang tersebut berasal dari penjualan kuota haji tambahan melalui PT Muhibbah.
“Memang ada pengembalian uang. Untuk jumlah pastinya nanti akan kami sampaikan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/9/2025), dikutip dari detikcom.
Baca Lainnya :
- Mantan Mendikbudristek NAM Tersangka Korupsi Rp1,98 Triliun
- Cemburu Karena Warung Ramai Sopir, Suami di Mamboro Nekat Bakar Istri
- Upaya Penyelundupan 3,02 Kg Sabu Digagalkan di Bandara Palu, Pelaku Diamankan
- Petugas Lapas Parigi Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Sajam dalam Titipan Barang
- 47 Warga Binaan di Sulteng Terima Amnesti Presiden, Bagian dari Rekonsiliasi Sosial
KPK kini tengah mendalami praktik penjualan kuota haji tersebut. Menariknya, Khalid sendiri yang pertama kali mengungkapkan bahwa ia telah mengembalikan uang itu.
“Teman-teman KPK sudah saya informasikan. Mereka bilang, ‘Ustaz, yang 4.500 kali sekian jemaah dikembalikan ke negara. Begitu juga dengan yang 37 ribu.’ Ya sudah, saya kembalikan,” ungkap Khalid dalam sebuah podcast di kanal YouTube Kasisolusi, sebagaimana diberitakan detikhikmah pada hari yang sama.
Khalid menyebut total dana yang terkumpul dari jemaah mencapai USD 4.500 × 118 orang ditambah USD 37.000. Seluruhnya kini sudah diserahkan kembali ke KPK sebagai bagian dari proses penyelidikan. (Bim/Nl)










