- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Bos Amazon Temukan Mesin Apollo 11 tercanggih di dunia

Jeff Bezos, pendiri retailer online terbesar Amazon, mengumumkan bahwa ia dan timnya telah menemukan 5 mesin Apollo 11 yang jatuh pada tahun 1969 di Samudera Atlantik.
Kini, Jeff Bezos merencanakan untuk mengangkat satu atau dua dari mesin tersebut ke permukaan untuk kemudian dipamerkan di Museum Penerbangan di kampung halamannya, Seattle. Sebelumnya, Jeff Bezos akan meminta izin terlebih dahulu kepada Nasa selaku pemilik dari Apollo 11.
Seluruh biaya yang diperlukan dalam ekspedisi dan pengangkatan mesin Apollo 11 akan ditanggung oleh Jeff Bezos sendiri. Sementara itu, Nasa menyatakan akan menunggu kabar lebih lanjut tentang penemuan oleh tim Jeff Bezos tersebut.
Mesin berkekuatan 32 juta tenaga kuda (hp) yang mampu membakar 6.000 pon kerosin dan oksigen cair per detik tersebut telah membawa Apollo 11 mendarat dengan sukses di bulan pada tahun 1969. Namun dalam perjalanan kembali ke bumi, mesin tersebut terbakar hingga terjatuh di Samudera Atlantik dan belum ditemukan hingga akhirnya Jeff Bezos mengumumkan berita ini.










