Gubernur Sulteng Percepat Penanganan Karhutla yang Hampir Dekati Rumah Warga di Poso

By Inul Irfani 26 Okt 2026, 09:04:39 WIB Daerah
Gubernur Sulteng Percepat Penanganan Karhutla yang Hampir Dekati Rumah Warga di Poso

Keterangan Gambar : Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan Desa Wuasa-Kaduwa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Istimewa)


Likeindonesia.com, POSO - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan Desa Wuasa-Kaduwa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, sempat hampir mendekati permukiman warga pada Sabtu (24/10/2026). Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng untuk mempercepat penanganan kebakaran.


BPBD Sulteng mengerahkan personel, mobil pemadam kebakaran, dan tangki air guna mendukung pemadaman serta mencegah api meluas ke permukiman dan kebun masyarakat.

Baca Lainnya :


    Anwar Hafid menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi perhatian utama dalam penanganan karhutla. Ia juga meminta petugas tetap memantau kawasan tersebut untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru.


    “Saya telah memerintahkan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk segera mengerahkan personel dan peralatan yang dibutuhkan guna memastikan kebakaran dapat ditangani dengan cepat. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Anwar Hafid.


    Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan di lokasi sejak Kamis pekan lalu. Namun, berdasarkan laporan masyarakat, kebakaran kembali muncul dan sempat mendekati permukiman warga.


    “Sejak Kamis pekan lalu, personel kami sudah turun untuk memastikan api benar-benar padam. Namun, kami kembali menerima laporan dari masyarakat mengenai munculnya kebakaran di kawasan hutan yang hampir mendekati permukiman warga. Kondisi tersebut berhasil diatasi, dan kami terus melakukan langkah antisipasi agar api tidak meluas,” ujar Asbudianto.


    Untuk memperkuat penanganan, BPBD Sulteng berkoordinasi dengan camat dan masyarakat setempat. Personel juga akan difokuskan pada area yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran agar penanganan dapat menjangkau titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi penyebaran api.


    “Personel akan kami fokuskan di titik-titik yang tidak dapat diakses mobil pemadam. Kami juga terus berkoordinasi dengan camat dan masyarakat setempat agar upaya pemadaman dan pemantauan berjalan optimal. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api baru,” tambah Asbudianto.


    Pemantauan di kawasan perbatasan Desa Wuasa-Kaduwa akan terus dilakukan bersama pemerintah setempat dan masyarakat. Upaya ini ditujukan untuk mengantisipasi kebakaran susulan sekaligus melindungi permukiman, kebun, dan aktivitas warga di sekitar lokasi. (nul)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.