- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
- Pemprov Sulteng Siapkan Pembangunan SMKN 1 Batui, 80 Siswa Dipastikan Tetap Lanjut Sekolah
- Kabar Baik, Kabut Asap di Sulawesi Diprediksi Berkurang 5 Hari ke Depan, Ada Pengaruh Siklon Champi
- Kualitas Udara Masih Tak Sehat, Pembelajaran TK-SMP di Palu Diberlakukan secara Daring Selama 3 Hari
- Pemerintah Resmi Tunda Batas Wajib Sertifikasi Halal hingga Oktober 2028
- Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap
- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober

Keterangan Gambar : Ilustrasi. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di Indonesia tidak terjadi secara serentak. Sulawesi Tengah (Sulteng) termasuk wilayah yang diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Oktober 2026.
Dilansir dari informasi BMKG, awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami kemunduran akibat pengaruh fenomena El Nino sangat kuat yang bersamaan dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif.
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Jadwalkan Pemeriksaan Para Leader OMC Wilayah Pekan Ini
- Operasi Patuh Tinombala 2025 Dimulai, 729 Personel Dikerahkan untuk Tertib Lalu Lintas di Sulteng
- Hari Pajak Nasional 2025, Anwar Hafid Ajak Warga: Mari Berani Bayar Pajak
- Sulteng Kembali Tembus Final Indonesia Derby 2025 Lewat Tangan Pelatih Edo Apriansyah
- Sepekan Tak Pulang, Dua Nelayan Laulalang Tolitoli Dalam Pencarian
Meski demikian, waktu masuknya musim hujan berbeda-beda di setiap wilayah. Selain Sulteng, sejumlah daerah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, dan sebagian besar Papua juga diprediksi mulai memasuki musim hujan pada Oktober 2026.
Sementara itu, sebagian besar wilayah Indonesia lainnya diperkirakan baru memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026.
BMKG memprediksi puncak musim hujan periode 2026/2027 terjadi pada Desember 2026 sebesar 36,94 persen, Januari 2027 sebesar 25,68 persen, dan Februari 2027 sebesar 16,97 persen.
BMKG juga memprediksi durasi musim hujan tahun ini lebih pendek dibandingkan kondisi normal di 482 Zona Musim (ZOM), atau mencakup 51,90 persen luas daratan Indonesia. Kondisi tersebut menjadi bagian dari gambaran musim hujan 2026/2027 yang dipengaruhi dinamika iklim. (nul)









