- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
- Pemprov Sulteng Siapkan Pembangunan SMKN 1 Batui, 80 Siswa Dipastikan Tetap Lanjut Sekolah
- Kabar Baik, Kabut Asap di Sulawesi Diprediksi Berkurang 5 Hari ke Depan, Ada Pengaruh Siklon Champi
- Kualitas Udara Masih Tak Sehat, Pembelajaran TK-SMP di Palu Diberlakukan secara Daring Selama 3 Hari
- Pemerintah Resmi Tunda Batas Wajib Sertifikasi Halal hingga Oktober 2028
- Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap
- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan
- Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag

Keterangan Gambar : Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i menerima audiensi Wakil Ketua MPR RI, Akbar Supratman, pada Rabu (14/10/2026). (Foto: @romo.syafii/Instagram)
Likeindonesia.com, PALU - Festival Tende Cerita Ketiga ditunda menyusul situasi bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta paparan asap yang turut dirasakan di Palu, Sulawesi Tengah. Sebagai gantinya, Tabligh Akbar dan Doa Bersama direncanakan berlangsung pada 8 November 2026.
Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi’i, menyambut baik rencana perubahan agenda tersebut sebagai upaya menghadirkan ruang doa bagi masyarakat di tengah situasi bencana.
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Jadwalkan Pemeriksaan Para Leader OMC Wilayah Pekan Ini
- Operasi Patuh Tinombala 2025 Dimulai, 729 Personel Dikerahkan untuk Tertib Lalu Lintas di Sulteng
- Hari Pajak Nasional 2025, Anwar Hafid Ajak Warga: Mari Berani Bayar Pajak
- Sulteng Kembali Tembus Final Indonesia Derby 2025 Lewat Tangan Pelatih Edo Apriansyah
- Sepekan Tak Pulang, Dua Nelayan Laulalang Tolitoli Dalam Pencarian
“Perubahan agenda dari festival UMKM dan budaya menjadi tabligh akbar dan doa bersama merupakan ikhtiar untuk menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berdoa, memohon keselamatan di tengah musibah karhutla yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, serta memohon kekuatan bagi bangsa,” ungkap Romo Syafi’i saat menerima audiensi Wakil Ketua MPR RI, Akbar Supratman, pada Rabu (14/10/2026).
Pertemuan bersama Akbar Supratman tersebut membahas rencana penyelenggaraan Tabligh Akbar dan Doa Bersama di Palu pada 8 November 2026 mendatang.
Romo berharap kegiatan tersebut dapat membawa keberkahan bagi masyarakat Palu sekaligus memperkuat kebersamaan bangsa dalam menghadapi berbagai musibah.
Sementara itu, melalui akun Instagram @festival.tende, penyelenggara menjelaskan bahwa penundaan Festival Tende Cerita Ketiga diputuskan dengan mempertimbangkan situasi di lapangan, keselamatan, dan kepedulian terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.
“Ada kalanya, kita perlu mengambil jeda untuk melihat keadaan di sekitar kita,” tulis akun Festival Tende dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Penyelenggara juga menegaskan bahwa penundaan tersebut bukan berarti Festival Tende Cerita Ketiga dibatalkan. Pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi sebelum mengumumkan jadwal penyelenggaraan selanjutnya.
“Festival Tende Cerita Ketiga tetap akan berlangsung. Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi mengenai jadwal penyelenggaraan selanjutnya melalui kanal resmi Festival Tende,” lanjut keterangan tersebut.
Festival Tende sebelumnya merupakan agenda yang mengusung kegiatan UMKM dan budaya. Namun, di tengah berbagai bencana, termasuk karhutla dan paparan asap, penyelenggara memilih menunda pelaksanaannya.
Adapun informasi lebih lanjut mengenai lokasi, waktu, dan rangkaian kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama pada 8 November 2026 masih menunggu pengumuman resmi dari pihak penyelenggara. (nul)









