- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan
- Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
- Ratusan Personel Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba di Kayumalue, 7 Orang Diamankan
- Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Dipukul Pakai Batako
Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi membuka Festival Danau Poso 2026 di Anjungan Danau Poso, Tentena, Kabupaten Poso, Kamis (15/10/2026) malam. (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, POSO - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi membuka Festival Danau Poso 2026 di Anjungan Danau Poso, Tentena, Kabupaten Poso, Kamis (15/10/2026) malam.
Mengusung tema The Power of Culture, festival ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai budaya sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan dan Danau Poso.
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Jadwalkan Pemeriksaan Para Leader OMC Wilayah Pekan Ini
- Operasi Patuh Tinombala 2025 Dimulai, 729 Personel Dikerahkan untuk Tertib Lalu Lintas di Sulteng
- Hari Pajak Nasional 2025, Anwar Hafid Ajak Warga: Mari Berani Bayar Pajak
- Sulteng Kembali Tembus Final Indonesia Derby 2025 Lewat Tangan Pelatih Edo Apriansyah
- Sepekan Tak Pulang, Dua Nelayan Laulalang Tolitoli Dalam Pencarian
Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengajak masyarakat dan pemerintah menjadikan festival tersebut sebagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi daerah, bukan sekadar perayaan tahunan.
Ia mengatakan, kekuatan budaya tidak hanya tercermin melalui pertunjukan seni dan tradisi, tetapi juga nilai kasih sayang, kebersamaan, toleransi, serta penghormatan terhadap sesama.
Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan etnis di Sulawesi Tengah merupakan kekuatan yang dapat mempererat hubungan antarmasyarakat.
Anwar juga mendorong pelestarian budaya leluhur agar terus diwariskan kepada generasi muda. Ia mengusulkan agar Festival Danau Poso pada tahun mendatang menghadirkan tradisi makan bersama secara massal yang melibatkan masyarakat dan seluruh peserta tanpa membedakan jabatan maupun kedudukan.
Selain budaya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian Danau Poso sebagai sumber kehidupan masyarakat. Warga diimbau untuk menjaga pepohonan di sekitar danau, tidak membuang sampah plastik sembarangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Danau Poso ini bukan sekadar indah, Danau Poso ini tidak sekadar membangkitkan listrik, tapi Danau Poso ini adalah kehidupan. Kalau kita mencintai kehidupan, maka cintailah Danau Poso ini,” kata Anwar.
Ia berharap pesan pelestarian lingkungan dapat menjadi bagian penting dari pelaksanaan festival, sehingga kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kekayaan alam Sulawesi Tengah.
Anwar turut menekankan pentingnya dampak ekonomi festival bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia mengapresiasi penyelenggaraan festival selama tiga hari dan berharap durasinya dapat diperpanjang pada tahun berikutnya agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh kesempatan meningkatkan pendapatan.
Ia juga mengajak Kabupaten Morowali, Morowali Utara, dan Tojo Una-Una untuk mendukung pengembangan Festival Danau Poso ke depan.
Menurut Anwar, keramahan masyarakat, kebersihan lingkungan, kekayaan budaya, serta pengalaman wisata yang berkesan menjadi faktor penting untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara berkunjung ke Poso.
Festival Danau Poso 2026 diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Poso sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Pembukaan festival tersebut turut dihadiri perwakilan Menteri Pariwisata RI, anggota DPR RI, Bupati dan Wakil Bupati Poso, para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh agama, adat, masyarakat, seni, dan budaya. (nul)


_2.jpg)

_3.jpg)




