- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Sepekan Tak Pulang, Dua Nelayan Laulalang Tolitoli Dalam Pencarian

Keterangan Gambar : Tim rescue dari Unit Siaga SAR Tolitoli mencari dua nelayan yang hilang, Sabtu (12/7/2025). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Tolitoli – Dua nelayan asal Desa Laulalang, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, belum kembali ke daratan sejak mereka melaut pada Sabtu, 5 Juli 2025. Hingga sepekan berlalu, kabar keberadaan mereka masih menjadi misteri dan memicu upaya pencarian intensif dari tim SAR.
Keduanya, Pandi (37 th) dan Suyuti (47 th), terakhir kali terlihat di laut sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, seorang warga melihat mereka sempat berbincang singkat. Namun setelah warga yang melihat tersebut kembali ke desa, tak ada lagi kabar dari mereka.
Baca Lainnya :
- Patah Sayap di Pinembani: Sosok Ariel Sharon di Mata Sahabat dan Kolega
- Tangis Haru Iringi Pemakaman Ariel Sharon, Penyuluh KB yang Viral karena Diantar Motor
- Realisasi BSU Sulteng Masih di Bawah 50 Persen, Kantor Pos Genjot Pencairan hingga Akhir Juli
- Ratusan Pembalap Siap Unjuk Gigi di Seri 3 Piala Kapolda Sulteng di Morowali
- Pemprov Sulteng Dorong Muaythai Jadi Andalan Raih Medali di PON 2028
Informasi hilangnya kedua nelayan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Irvan, anggota DPRD dapil Desa Laulalang, pada Sabtu (12/7/2025) pukul 05.04 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Unit Siaga SAR Tolitoli langsung dikerahkan ke lokasi menggunakan rescue car dan perahu karet.
Diketahui, Pandi dan Suyuti berangkat melaut dengan perahu fiber menuju rompong sejauh 25 nautical mile dari garis pantai. Lokasi yang diduga sebagai titik terakhir keberadaan mereka berada pada koordinat 1°41'56.47" N - 121°7'19.97" E, sekitar 43 NM dari pos SAR Tolitoli.
Setibanya di lokasi, tim SAR segera berkoordinasi dengan aparat desa dan warga, membentuk tim pencari, serta melakukan penyisiran menggunakan long boat milik nelayan setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan, upaya cepat langsung dilakukan begitu laporan diterima.
“Begitu menerima informasi, tim dari Unit Siaga SAR Tolitoli langsung kami kerahkan ke lokasi kejadian. Tim segera melakukan koordinasi dan pencarian dengan menyisir area yang dicurigai sebagai titik hilangnya korban,” ujar Rizal.
Unsur SAR yang terlibat meliputi Tim Rescue SAR Tolitoli, keluarga korban, masyarakat, serta nelayan sekitar.
Hingga hari ini, pencarian masih berlangsung, dengan harapan Pandi dan Suyuti segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Kantor SAR Palu juga mengimbau warga pesisir untuk segera melapor bila melihat tanda-tanda keberadaan keduanya. (Bim)










