- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan
- Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
- Ratusan Personel Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba di Kayumalue, 7 Orang Diamankan
- Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Dipukul Pakai Batako
Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
_2.jpg)
Keterangan Gambar : Ferry Irwandi menggalang donasi Patungan untuk Hutan hingga tembus Rp10,5 miliar. (Foto: @irwandiferry/Instagram)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Ferry Irwandi, kreator konten sekaligus pendiri Malaka Project, menginisiasi gerakan Patungan untuk Hutan yang berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp10,5 miliar.
Penggalangan dana ini ditujukan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemulihan ekosistem hutan di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Kemenag Bakal Gelar Nikah Massal di Seluruh Kota, Gratis Biaya Make Up hingga Mahar
- Neo Japan Peringatkan: Ulah Oknum WNI Bisa Tutup Peluang Ribuan Pekerja di Jepang
- Atlet PON Riau Kecewa, Bonus Tak Cair Sementara Bocah Aura Farming Dapat Rp20 Juta
- Pendiri Twitter Luncurkan Bitchat, Solusi Komunikasi Saat Internet Mati
- Tarif 32 Persen AS Mengancam Industri RI, Presiden Kirim Menko Perekonomian Untuk Negosiasi
Berdasarkan unggahan di akun Instagram @irwandiferry pada Kamis (15/10/2026), total donasi yang terkumpul mencapai Rp10.519.523.391 dari target penggalangan dana sebesar Rp50 miliar.
Ferry menyampaikan bahwa penyaluran bantuan masih berlangsung dengan melibatkan tim yang berada di Kalimantan, Papua, dan Sumatra.
“Sampai hari ini penyaluran terus dilakukan bersama teman-teman kita di Kalimantan, Papua dan Sumatra,” tulis Ferry dalam unggahannya.
Gerakan Patungan untuk Hutan diperkenalkan Ferry pada 2 September 2026. Melalui inisiatif ini, masyarakat diajak bergotong royong untuk membantu mengatasi persoalan karhutla yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan warga.
Ferry menyoroti bahwa dampak kebakaran hutan tidak hanya berkaitan dengan upaya memadamkan api. Kebakaran juga dapat menyebabkan kerusakan habitat satwa liar, mengganggu sumber air, mencemari udara, hingga memengaruhi kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.
Dana yang dihimpun melalui platform Kitabisa tersebut akan digunakan untuk mendukung tiga program utama, yakni mitigasi kebakaran hutan dan lahan, respons kedaruratan, serta restorasi ekosistem hutan.
Program mitigasi mencakup upaya pencegahan kebakaran, sedangkan respons kedaruratan difokuskan pada penanganan saat kebakaran terjadi. Sementara itu, restorasi ekosistem ditujukan untuk mendukung pemulihan kawasan hutan setelah terdampak kebakaran.
Dengan target donasi sebesar Rp50 miliar, penggalangan dana melalui Patungan untuk Hutan masih berlangsung. Informasi mengenai kegiatan dan penyaluran bantuan dapat diakses melalui kanal resmi Patungan untuk Hutan. (nul)




_3.jpg)




