- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Ditemukan 24 Titik Longsor di Sigi Pascagempa, BNPB Antisipasi Risiko Banjir Bandang
Pendiri Twitter Luncurkan Bitchat, Solusi Komunikasi Saat Internet Mati

Keterangan Gambar : Pendiri Twitter sekaligus CEO Block, Jack Dorsey, memperkenalkan aplikasi perpesanan terbaru bernama Bitchat, yang memungkinkan penggunanya berkirim pesan tanpa koneksi internet atau jaringan seluler. (Foto: @jack/Twitter)
Likeindonesia.com, - Pendiri Twitter sekaligus CEO Block, Jack Dorsey, memperkenalkan aplikasi perpesanan terbaru bernama Bitchat, yang memungkinkan penggunanya berkirim pesan tanpa koneksi internet atau jaringan seluler.
Berbeda dengan layanan pesan instan seperti WhatsApp atau Telegram yang mengandalkan server pusat dan koneksi data, Bitchat beroperasi sepenuhnya melalui jaringan mesh Bluetooth antarperangkat. Sistem ini memungkinkan komunikasi dalam jangkauan sekitar 300 meter dan dapat diperluas melalui perangkat perantara lainnya.
Baca Lainnya :
- Tarif 32 Persen AS Mengancam Industri RI, Presiden Kirim Menko Perekonomian Untuk Negosiasi
- Salut! Abdy Azwar Bukti Anak Palu Bisa Jadi Pembawa Berita di Korea Selatan
- Lima Situs Bersejarah yang Hingga Kini Masih Bikin Pusing Para Peneliti
- Cara Repsol Honda Jaga Kepercayaan Diri Marquez
- Kalahkan Federer, Djokovic Juara Wimbledon
“Ini aplikasi pesan tanpa internet. Terenkripsi, tanpa login, tanpa nomor HP. Cukup pakai Bluetooth antarperangkat di iOS atau macOS. Cocok untuk wilayah tanpa koneksi atau sinyal,” tulis Dorsey melalui akun resminya di platform X, dikutip likeindonesia.com, Jumat (11/7/2025).
Versi beta Bitchat saat ini sudah tersedia melalui TestFlight untuk pengguna iOS, dan dokumentasi teknis lengkapnya dapat diakses di GitHub. Aplikasi ini dirancang untuk membentuk klaster lokal yang memungkinkan pesan dikirim dari satu perangkat ke perangkat lain secara otomatis.
Bitchat dibekali sejumlah fitur utama yang mengutamakan keamanan dan privasi. Seluruh pesan dienkripsi end-to-end menggunakan Curve25519 dan AES-GCM, serta tidak tersimpan di server manapun. Selain itu, aplikasi ini tidak meminta informasi pribadi, akun, atau nomor telepon.
Beberapa fitur tambahan yang disertakan antara lain:
Store-and-Forward, yang memungkinkan pesan dikirim ke pengguna yang sedang offline dan diteruskan saat mereka kembali aktif;
@Mentions, untuk menyebut pengguna lain dalam percakapan grup dengan menggunakan tanda @nickname;
Rooms dan Password-Protected Rooms, yaitu ruang obrolan berbasis topik yang dapat diamankan dengan kata sandi.
Seluruh fitur tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan komunikasi di daerah tanpa konektivitas, situasi darurat, atau bagi mereka yang ingin menghindari pengawasan digital.
Dorsey juga menyampaikan bahwa dalam pengembangan ke depan, Bitchat akan mendukung WiFi Direct, guna memperluas jangkauan komunikasi dan mempercepat koneksi antarperangkat. (Bim)










