- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Ditemukan 24 Titik Longsor di Sigi Pascagempa, BNPB Antisipasi Risiko Banjir Bandang
- Kloter Pertama Jemaah Haji Sulteng Tiba di Palu, Disambut Haru Keluarga
- Fathur Razaq Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sigi
- Menkum Supratman Siap Hibahkan Tanah Pribadi di Sulteng untuk Sekolah Rakyat
- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali

Keterangan Gambar : Update gempa susulan magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah hingga Senin (22/6/2026) pukul 07.30 Wita. (Foto : Dok. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, PALU – Enam hari setelah gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sausu, Sulawesi Tengah, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi.
Berdasarkan laporan BMKG Stasiun Geofisika Palu, hingga Senin (22/6/2026) pukul 07.30 WITA, jumlah gempa susulan telah mencapai 1.256 kejadian.
Baca Lainnya :
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Kloter Pertama Jemaah Haji Sulteng Tiba di Palu, Disambut Haru Keluarga
- Menkum Supratman Siap Hibahkan Tanah Pribadi di Sulteng untuk Sekolah Rakyat
- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
“Update Gempabumi susulan M6.7 sampai tanggal 22 Juni 2026 pukul 07.30 WITA. Gempabumi susulan hingga saat ini berjumlah 1.256 kejadian dan gempabumi dirasakan 49 kejadian,” tulis rilis BMKG Stasiun Geofisika Palu, dikutip Senin (21/6/2026).
Diketahui, gempa utama terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Gempa yang semula dilaporkan bermagnitudo 6,8 itu kemudian diperbarui menjadi magnitudo 6,7 dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Data BMKG menunjukkan aktivitas gempa susulan masih berlangsung hingga hari keenam pascagempa. Jumlah kejadiannya pun terus bertambah dari hari ke hari sejak gempa utama terjadi di wilayah Sausu.
Sebelumnya, hingga Jumat (19/6/2026) pukul 11.00 WITA, jumlah gempa susulan tercatat sebanyak 910 kejadian. Dengan demikian, dalam tiga hari terakhir terjadi penambahan 346 gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah. (nul)









