- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton

Keterangan Gambar : Pelepasan ekspor durian Sulteng ke Tiongkok di PT Duco Food Indonesia, Kota Palu, Kamis (16/4/2026). (Foto : Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Durian beku dari Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai mendapat tempat di pasar China. Dalam tujuh bulan pertama 2026, komoditas ini sudah dikirim sebanyak 7.344 ton ke negara tersebut.
Data Badan Karantina Indonesia (Barantin) menunjukkan, jumlah tersebut meningkat dibandingkan catatan ekspor Januari–Mei 2026 yang mencapai 6.615 ton.
Baca Lainnya :
- Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Tengah, Ahmad Mansur Alfian mengatakan, pengiriman durian beku Sulteng ke China merupakan aktivitas ekspor yang baru dimulai tahun ini. Sebelumnya, belum ada catatan ekspor komoditas tersebut ke China.
“Hingga Juli 2026 ekspor durian beku ke China mencapai 7.344 ton,” ujar Alfian, Selasa (11/8/2026).
Pengiriman tersebut dilakukan melalui Pelabuhan Pantoloan, Palu, dengan total 272 kontainer. Dalam satu kontainer, rata-rata terdapat sekitar 27 ton durian beku.
Dari sisi nilai, satu kontainer durian beku diperkirakan bernilai Rp2,5 miliar hingga Rp2,8 miliar. Dengan 272 kontainer yang telah dikirim, nilai keseluruhan ekspor diperkirakan berada di kisaran Rp680 miliar hingga Rp761,6 miliar. (nul)









