- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton

Keterangan Gambar : Pelepasan ekspor durian Sulteng ke Tiongkok di PT Duco Food Indonesia, Kota Palu, Kamis (16/4/2026). (Foto : Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Durian beku dari Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai mendapat tempat di pasar China. Dalam tujuh bulan pertama 2026, komoditas ini sudah dikirim sebanyak 7.344 ton ke negara tersebut.
Data Badan Karantina Indonesia (Barantin) menunjukkan, jumlah tersebut meningkat dibandingkan catatan ekspor Januari–Mei 2026 yang mencapai 6.615 ton.
Baca Lainnya :
- Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Tengah, Ahmad Mansur Alfian mengatakan, pengiriman durian beku Sulteng ke China merupakan aktivitas ekspor yang baru dimulai tahun ini. Sebelumnya, belum ada catatan ekspor komoditas tersebut ke China.
“Hingga Juli 2026 ekspor durian beku ke China mencapai 7.344 ton,” ujar Alfian, Selasa (11/8/2026).
Pengiriman tersebut dilakukan melalui Pelabuhan Pantoloan, Palu, dengan total 272 kontainer. Dalam satu kontainer, rata-rata terdapat sekitar 27 ton durian beku.
Dari sisi nilai, satu kontainer durian beku diperkirakan bernilai Rp2,5 miliar hingga Rp2,8 miliar. Dengan 272 kontainer yang telah dikirim, nilai keseluruhan ekspor diperkirakan berada di kisaran Rp680 miliar hingga Rp761,6 miliar. (nul)










