- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
- MUI Sulteng Imbau Umat Muslim se-Sulteng Gelar Salat Minta Hujan di Daerah Masing-Masing
- Rekor! Kualitas Udara Palu Semakin Memburuk, Partikel Polusi Tembus Ratusan
- Hati-Hati Beli Beras Mahal, Mentan Temukan Beras Berlabel Vitamin tapi Kandungannya Tidak Ada
- Segini Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di Sulteng per 1 September 2026
Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari

Keterangan Gambar : Banjir menerjang Kecamatan Banawa Selatan. (Foto: BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah merilis laporan terbaru terkait banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, pada Selasa (8/7/2025).
Hujan deras yang turun sejak Senin siang (7/7/2025) sekitar pukul 14.30 WITA memicu luapan sungai hingga merendam permukiman warga.
Baca Lainnya :
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
Laporan resmi yang diterima BPBD Sulteng pada pukul 16.45 WITA mencatat lima desa terdampak, yakni Desa Tosale, Lumbu Mamara, Lumbutarombo, Salungkainung, dan Bambarimi.
Di Desa Tosale, sebanyak 40 KK atau 400 jiwa terdampak banjir, dengan 90 rumah terendam. Tiga fasilitas umum juga ikut terdampak, yaitu satu SD, satu Madrasah Tsanawiyah, dan satu jembatan penghubung ke Dusun 4.
Sementara di Desa Lumbu Mamara, terdapat 70 KK atau 180 jiwa terdampak dengan 70 rumah terendam banjir. Satu warga atas nama Taharudin (±60 tahun) dilaporkan hilang dan diduga terbawa arus.
Di Desa Lumbutarombo, banjir berdampak pada 17 KK atau 58 jiwa, termasuk tiga balita, lima lansia, dan satu ibu hamil. Sebanyak 17 rumah terendam di desa ini.
Untuk Desa Salungkainung dan Bambarimi, BPBD menyebut pendataan masih berlangsung di lapangan bersama aparat dan tim TRC.
Meski belum ada laporan warga mengungsi, BPBD menyebut kebutuhan mendesak di lokasi meliputi logistik penanggulangan bencana, air bersih, obat-obatan, dan normalisasi aliran sungai.
Saat ini, kondisi air dilaporkan mulai surut, dan warga telah melakukan pembersihan lingkungan masing-masing. (Bim)










