- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari

Keterangan Gambar : Banjir menerjang Kecamatan Banawa Selatan. (Foto: BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah merilis laporan terbaru terkait banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, pada Selasa (8/7/2025).
Hujan deras yang turun sejak Senin siang (7/7/2025) sekitar pukul 14.30 WITA memicu luapan sungai hingga merendam permukiman warga.
Baca Lainnya :
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
Laporan resmi yang diterima BPBD Sulteng pada pukul 16.45 WITA mencatat lima desa terdampak, yakni Desa Tosale, Lumbu Mamara, Lumbutarombo, Salungkainung, dan Bambarimi.
Di Desa Tosale, sebanyak 40 KK atau 400 jiwa terdampak banjir, dengan 90 rumah terendam. Tiga fasilitas umum juga ikut terdampak, yaitu satu SD, satu Madrasah Tsanawiyah, dan satu jembatan penghubung ke Dusun 4.
Sementara di Desa Lumbu Mamara, terdapat 70 KK atau 180 jiwa terdampak dengan 70 rumah terendam banjir. Satu warga atas nama Taharudin (±60 tahun) dilaporkan hilang dan diduga terbawa arus.
Di Desa Lumbutarombo, banjir berdampak pada 17 KK atau 58 jiwa, termasuk tiga balita, lima lansia, dan satu ibu hamil. Sebanyak 17 rumah terendam di desa ini.
Untuk Desa Salungkainung dan Bambarimi, BPBD menyebut pendataan masih berlangsung di lapangan bersama aparat dan tim TRC.
Meski belum ada laporan warga mengungsi, BPBD menyebut kebutuhan mendesak di lokasi meliputi logistik penanggulangan bencana, air bersih, obat-obatan, dan normalisasi aliran sungai.
Saat ini, kondisi air dilaporkan mulai surut, dan warga telah melakukan pembersihan lingkungan masing-masing. (Bim)










