- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
Menkum Supratman Siap Hibahkan Tanah Pribadi di Sulteng untuk Sekolah Rakyat
.jpg)
Keterangan Gambar : Penyerahan sertifikat tanah milik Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial untuk program Sekolah Rakyat, Kamis (18/6/2026). (Foto: Kemensos)
Likeindonesia.com, JAKARTA – Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas berencana menghibahkan tanah miliknya di Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk mendukung program Sekolah Rakyat.
Rencana tersebut disampaikan dalam acara penyerahan sertifikat tanah milik Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial untuk program Sekolah Rakyat, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan itu, Supratman juga mengusulkan inisiatif pembangunan Sekolah Rakyat tanpa menggunakan dana APBN.
Baca Lainnya :
- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
Ide tersebut telah disampaikan langsung kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Tadi saya sampaikan ke Pak Menteri (Gus Ipul), insyaallah dalam waktu dekat saya akan coba menginisiasi membangun Sekolah Rakyat tidak menggunakan dana APBN tapi nanti begitu selesai saya akan serahkan kepada Kemensos untuk bisa dioperasionalkan,” ujar Supratman, dikutip dari detik.com, Jumat (19/6/2026)
Ia menyebut inisiatif itu muncul dari kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu. Supratman juga mendorong jajaran Kementerian Hukum untuk berpartisipasi dalam program serupa sesuai kapasitas masing-masing.
“Mungkin terlalu lama kita lalai dalam melihat kiri kanan kita, belakang kita, bahwa masih banyak orang-orang yang sesungguhnya dengan segala kemampuan yang kita miliki harusnya kita bisa bersama-sama untuk saling menguatkan,” katanya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Supratman juga akan menyerahkan tanah pribadinya di Sulawesi Tengah untuk digunakan sebagai lokasi Sekolah Rakyat.
“Beliau (Supratman) juga punya ide. Beliau punya aset pribadi yang nanti akan diserahkan ke Kementerian Sosial untuk juga penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menambahkan, program Sekolah Rakyat yang telah berjalan selama 11 bulan disebut menunjukkan perkembangan positif, di antaranya peningkatan kepercayaan diri, kedisiplinan, optimisme, dan fokus belajar pada peserta didik. (nul)










