- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi

Keterangan Gambar : Update gempa susulan M 6,7 hingga Jumat (19/6/2026) pukul 11.00 WITA. (Foto: Dok. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, PALU – Aktivitas gempa susulan pascagempa magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sausu, Sulawesi Tengah, masih terus terpantau hingga Jumat (19/6/2026) pagi.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Palu, hingga Jumat (19/6/2026) pukul 11.00 WITA, jumlah gempa susulan telah mencapai 910 kejadian.
Baca Lainnya :
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
“Update gempabumi susulan Sausu M6.7 sampai 19 Juni 2026 pukul 11.00 WITA. Gempabumi susulan hingga saat ini berjumlah 910 dan gempabumi dirasakan 35,” tulis laporan BMKG Stasiun Geofisika Palu, dikutip Jumat.
Diketahui, gempa utama berkekuatan magnitudo 6,7 terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Gempa tersebut sempat diperbarui dari magnitudo 6,8 menjadi 6,7 dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Sejak kejadian gempa utama, BMKG mencatat rangkaian gempa susulan masih terus berlangsung dengan jumlah yang meningkat secara bertahap dalam beberapa hari pemantauan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan lanjutan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan serta memastikan kondisi struktur bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah. (nul)










