- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India

Keterangan Gambar : Peresmian penerbangan perdana Palu–Guangzhou di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Kamis (6/8/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU – Pembukaan penerbangan internasional Palu–Guangzhou menjadi langkah awal Sulawesi Tengah memperluas konektivitas udara ke pasar global. Setelah resmi membuka akses langsung menuju Republik Rakyat Tiongkok, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai membidik pembukaan rute internasional baru menuju Malaysia dan India.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menyebut penerbangan perdana Palu–Guangzhou yang dioperasikan Garuda Indonesia menjadi momentum penting bagi pengembangan konektivitas, investasi, perdagangan, hingga pariwisata daerah.
Baca Lainnya :
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Pongko Dero Merapat! Dero Massal HUT Bhayangkara ke-79 Goyang Heboh, Hadiah Menanti!
Menurut Anwar, penerbangan internasional tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan awal untuk membuka lebih banyak akses penerbangan dari Sulawesi Tengah menuju negara lain.
“Harapan kami sederhana, penerbangan ini terus berkembang, frekuensinya bertambah, investasinya meningkat, wisatawan semakin banyak datang, dan Sulawesi Tengah semakin dikenal dunia,” ujar Anwar saat peresmian penerbangan perdana Palu–Guangzhou di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Kamis (6/8/2026).
Ia mengungkapkan, selain rute China, sejumlah maskapai juga mulai menjajaki kemungkinan membuka penerbangan langsung menuju Malaysia dan India.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Indonesia timur.
Anwar mengatakan, konektivitas internasional akan memberikan dampak luas, mulai dari membuka peluang investasi, memperluas pasar perdagangan, hingga meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.
“Kami ingin dunia mengenal Sulawesi Tengah, bukan hanya karena industrinya, tetapi juga karena pariwisata, budaya, dan warisan sejarahnya,” katanya.
Sementara itu, penerbangan Palu–Guangzhou sendiri menjadi penerbangan internasional perdana dari Bandara Mutiara SIS Al-Jufri setelah ditetapkan berstatus bandara internasional pada 2025.
Selain rencana rute Malaysia dan India, pemerintah juga terus mendorong pengembangan fasilitas bandara, termasuk perluasan landasan pacu agar mampu melayani pesawat berbadan lebar serta mendukung rencana pengembangan embarkasi haji di masa mendatang.
Dengan bertambahnya akses udara internasional, gubernur berharap semakin banyak peluang kerja sama global yang masuk dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia bagian timur. (nul)









