- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Ditemukan 24 Titik Longsor di Sigi Pascagempa, BNPB Antisipasi Risiko Banjir Bandang
- Kloter Pertama Jemaah Haji Sulteng Tiba di Palu, Disambut Haru Keluarga
- Fathur Razaq Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sigi
- Menkum Supratman Siap Hibahkan Tanah Pribadi di Sulteng untuk Sekolah Rakyat
Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali

Keterangan Gambar : Update gempa susulan magnitudo 6,7 di wilayah Sulawesi Tengah, Selasa (23/6/2026). (Foto: DOk. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, PALU – Aktivitas gempa susulan pascagempa magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sausu, Sulawesi Tengah, terus menunjukkan peningkatan dalam sepekan terakhir.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Palu, hingga Selasa (23/6/2026) pukul 07.30 WITA, gempa susulan tercatat sebanyak 1.318 kejadian, dengan 49 di antaranya dirasakan oleh masyarakat.
Baca Lainnya :
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Gempa Bumi selama tujuh hari, terhitung 17 hingga 23 Juni 2026, melalui Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor: 300.2.1/195/BPBD-CST/2026. Wilayah yang masuk dalam status tersebut meliputi Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kota Palu.
“Update Gempabumi susulan M6.7 sampai tanggal 23 Juni 2026 pukul 07.30 WITA. Gempabumi susulan hingga saat ini berjumlah 1.318 kejadian dan gempabumi dirasakan 49 kejadian,” tulis rilis BMKG Stasiun Geofisika Palu, Selasa (23/6/2026).
Diketahui, gempa utama dengan magnitudo 6,7 terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Gempa tersebut berdampak luas di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi, tercatat 2.335 unit rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 1.955 rumah rusak ringan, 226 rumah rusak sedang, dan 154 rumah rusak berat.
Selain itu, total warga terdampak mencapai 8.586 jiwa dari 2.775 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, terdapat 17 korban luka berat, 108 luka ringan, serta tiga orang meninggal dunia. (nul)









