- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Fathur Razaq Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Bukit Salena, Kibarkan Merah Putih di Udara

Keterangan Gambar : Muhammad Fathur Razaq, Koordinator Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah, memimpin upacara sebagai inspektur Upacara HUT RI ke-80 di Salena, Minggu (17/8/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, PALU – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bukit Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, berlangsung penuh makna dan berbeda dari biasanya.
Muhammad Fathur Razaq, Koordinator Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah, memimpin upacara sebagai inspektur sekaligus terbang dengan paralayang mengibarkan bendera Merah Putih di langit Salena, Minggu (17/8/2025).
Baca Lainnya :
- Residivis Tikam Pengusaha Toko Bangunan Hingga Tewas di Palu
- Ribuan Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi HUT RI ke-80
- Syarifudin Hafid Dukung Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan
- BMKG Pastikan Gempa Poso Bermagnitudo 5,8, Susulan Capai 25 Kali
- 29 Warga Luka-Luka Akibat Gempa M5,8 di Poso
Untuk pertama kalinya, Bukit Salena menjadi tempat upacara pengibaran bendera. Rembuk Pemuda Sulteng menggagas kegiatan ini di puncak lokasi paralayang yang terkenal, menjadikannya simbol kebersamaan dan kreativitas generasi muda dalam merayakan kemerdekaan.
Usai memimpin upacara, Fathur langsung terbang dengan paralayang sambil membawa Sang Saka Merah Putih.
Ketua Umum Paralayang Indonesia sekaligus Ketua KONI Donggala, Asgaf Ahmad Umar, ikut mendampingi bersama rekan-rekan dari cabang olahraga paralayang Sulawesi Tengah.
Kehadiran mereka menambah semarak peringatan HUT RI yang menyatukan olahraga, budaya, dan semangat kepemudaan.
Ribuan warga memadati kawasan Bukit Salena, dari kaki bukit hingga puncak. Mereka bersorak dan bertepuk tangan saat Merah Putih berkibar di udara, menciptakan suasana khidmat sekaligus membanggakan.
Setelah mengudara, Fathur mendarat di Lapangan Gawalise, Kelurahan Tipo. Warga yang sejak pagi menanti menyambutnya dengan meriah.
Di sana, Fathur bersama istrinya, Athalla Tiara, bergabung dengan masyarakat dalam berbagai lomba HUT RI, sekaligus menyerahkan hadiah bagi para pemenang.
Dalam keterangannya, Fathur menekankan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi generasi muda untuk tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga melanjutkannya lewat karya nyata.
“Pemuda adalah energi perubahan. Budaya adalah akar yang membuat kita kokoh berdiri, sementara semangat kepemudaan adalah sayap yang membawa kita terbang menatap masa depan. Dua hal inilah yang harus kita jaga dan satukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemuda Sulawesi Tengah ingin menyampaikan pesan ke seluruh penjuru negeri.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Sulawesi Tengah berani, kreatif, peduli, dan siap menjaga persatuan bangsa. Itulah cara terbaik kita mengisi kemerdekaan,” tegasnya.
Perayaan HUT RI ke-80 di Bukit Salena hingga Lapangan Gawalise membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tetap menyala di tengah masyarakat.
Tidak hanya lewat upacara, tetapi juga melalui kebersamaan, kreativitas, olahraga, dan cinta tanah air yang terus diwariskan lXDintas generasi. (Bim)










