- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus

Keterangan Gambar : Alat berat dikerahkan membersihkan sisa-sisa banjir di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Senin (6/10/2025). (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Tojo Una-Una — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Senin (6/10/2025) sore, memicu bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah titik.
Tiga desa terdampak meliputi Desa Podi dan Desa Tongku di Kecamatan Tojo, serta Desa Tampanombo di Kecamatan Ulubongka.
Baca Lainnya :
- RS Anutapura Palu Catat Gangguan Pernapasan dan Pencernaan Paling Banyak Dikeluhkan Pasien
- Utamakan Teguran, Dirlantas Polda Sulteng Tegaskan Tak Ada Tilang
- Bank Sulteng Salurkan Beasiswa Berani Cerdas kepada 15.663 Siswa di Sulteng
- Hujan Deras Picu Longsor, Jalan Trans Ampana–Poso Terputus
- UIN Datokarama Gandeng Desa Balane untuk Pengentasan Kemiskinan
Curah hujan tinggi menyebabkan air meluap dan menggenangi permukiman warga di beberapa wilayah rendah.
Sementara di daerah perbukitan, intensitas hujan memicu longsor yang menimbun badan Jalan Trans Ampana–Poso di tiga titik, sehingga arus transportasi sempat terputus baik bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Selain mengganggu akses jalan, banjir dan longsor juga berdampak pada sejumlah bangunan di Desa Podi.
Sedikitnya satu rumah warga, satu rumah makan, satu penginapan, dan satu kios dilaporkan terdampak. Meski begitu, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tojo Una-Una bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah segera bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
Koordinasi juga dilakukan dengan aparat pemerintah setempat untuk mempercepat pemulihan akses jalan dan memastikan keamanan warga di sekitar lokasi bencana.
Hingga Selasa (7/10/2025) pagi, dua dari tiga titik longsoran di jalur Trans Ampana–Poso telah berhasil dibersihkan dan dapat dilalui kendaraan.
Sementara satu titik lainnya masih dalam proses pengerjaan menggunakan alat berat, termasuk satu unit ekskavator, satu unit greder, dan satu unit loader.
Meski hujan masih turun di sebagian wilayah terdampak, petugas tetap melanjutkan pembersihan material dan pemantauan situasi guna mencegah dampak lanjutan. (Rul/Nl)










