- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
BPS: Pengangguran RI Menyusut, Tercatat 7,46 Juta Orang pada Agustus 2025

Keterangan Gambar : Ilustrasi pekerja. (Foto: iStoxkphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran pada Agustus 2025 turun sebanyak 4.092 orang dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2024.
Deputi Bidang Neraca dan Analis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengatakan, sebanyak 7,46 juta orang atau 4,85 persen dari total angkatan kerja pada Agustus 2025 merupakan pengangguran.
Baca Lainnya :
- Tunggakan BPJS Kesehatan Maksimal 24 Bulan Akan Dihapus Akhir Tahun Ini
- ASN yang Sering Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hormat dan Tak Dapat Uang Pensiun
- Inovasi Anak Bangsa: Bobibos Hadirkan Bahan Bakar Organik Lebih Murah dari RON 98
- Kejuaraan Tinju Amatir 2025 di Palu Resmi Berakhir, Venue Tinju Dinilai Berkelas Nasional
- Resmi Ditetapkan! Biaya Haji 2026 Turun, Jemaah Bayar Rp54,19 Juta
"Jumlah pengangguran tersebut menurun sebanyak 4.092 orang dibandingkan di Agustus tahun 2024. Proporsi pekerja penuh dan tingkat setengah pengangguran mengalami penurunan," ujar Edy dikutip Kamis (6/11/2025).
Edy menyebut penurunan tingkat pengangguran terbuka dibandingkan Agustus tahun lalu, terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan, serta di wilayah perkotaan maupun di wilayah perdesaan.
BPS memaparkan per Agustus tahun 2025 terdapat sebanyak 218,17 juta penduduk yang masuk di dalam kategori usia kerja. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 2,80 juta orang, jika dibandingkan dengan kondisi bulan Agustus 2024.
Dari sisi angkatan kerja, terdapat 154 juta orang atau bertambah sekitar 1,89 juta orang. Bukan angkatan kerja mencapai 64,17 juta orang atau bertambah sekitar 0,91 juta orang. Sementara dari total angkatan kerja tersebut, sebanyak 146,54 juta orang di antaranya bekerja. (Bim/Nl)










