- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter

Keterangan Gambar : Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) yang dilaporkan jatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty, Morowali Utara, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu)
Likeindonesia.com, MORUT - Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK) yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty, Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (5/8/2026).
Korban diketahui bernama Supriadi (35) dan ditemukan di kedalaman sekitar 15 meter setelah Tim SAR melakukan pencarian menggunakan Aqua Eye dan penyelaman.
Baca Lainnya :
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Pongko Dero Merapat! Dero Massal HUT Bhayangkara ke-79 Goyang Heboh, Hadiah Menanti!
Kepala Sub Seksi Operasi dan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 11.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia.
“Pada pukul 11.30 local time, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, yaitu pada kedalaman 15 meter,” ujar Rusmadi.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Petasia sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai,” tutup Rusmadi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dalam proses pencarian. (nul)










