- Kekeringan Mengintai Sejumlah Daerah Sulteng, Warga Diingatkan Bijak Gunakan Air Bersih
- Muhammadiyah Usulkan ke BPJPH, Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal
- Pendatang di Palu Paling Banyak Berasal dari Sulsel, Capai 33.603 Orang
- Kabar Baik! Guru PPPK Paruh Waktu Langsung Diangkat Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027, Tanpa Tes
- KONI Sulteng Lepas 23 Petinju Berlaga di Kejuaraan Amatir Sulawesi Barat
- Terindikasi Disalahgunakan, Pertamina Blokir 2.189 QR Code BBM Subsidi di Sulteng
- Sulteng Jadi Provinsi dengan Kualitas Lingkungan Terbaik Ketiga di Indonesia
- Tolitoli dan Buol Disebut Berpotensi Terdampak Megathrust, BMKG: Bukan Prediksi
- Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Sampah TPA Kawatuna
- Aktivitas Gempa di Sulteng Kembali Meningkat, Tembus 121 Kejadian dalam Sepekan
Kekeringan Mengintai Sejumlah Daerah Sulteng, Warga Diingatkan Bijak Gunakan Air Bersih

Keterangan Gambar : Peta peringatan dini kekeringan meteorologis di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah periode 20-30 September 2026. (Foto: Dok. BMKG SPAG Lore Lindu Bariri)
Likeindonesia.com, PALU - Sejumlah daerah di Sulawesi Tengah berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada periode 20-30 September 2026.
BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri mengeluarkan peringatan dini berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) serta prakiraan curah hujan Dasarian III September 2026.
Baca Lainnya :
- 49 Ribu Mahasiswa Sulteng Lolos Seleksi Awal Beasiswa Berani Cerdas, Baru 7.396 Unggah Berkas
- Eks Dirut PDAM Banggai Jadi Tersangka Korupsi Dana Penyertaan Modal
- OJK Sulteng Buka Layanan Pengaduan untuk Korban Keuangan Ilegal
- Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
Sejumlah wilayah masuk kategori Waspada, di antaranya sebagian Kabupaten Banggai, Poso, Tolitoli, Banggai Kepulauan, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Sigi, dan Kota Palu.
Sementara kategori Siaga terdapat di sejumlah wilayah Kabupaten Banggai Laut, Banggai, Poso, Tojo Una-Una, Tolitoli, Banggai Kepulauan, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, dan Parigi Moutong.
Adapun wilayah yang masuk kategori Awas terdapat di Kabupaten Tojo Una-Una dan Buol.
BMKG SPAG Lore Lindu Bariri menjelaskan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena periode kering berpotensi berdampak pada ketersediaan air dan sektor pertanian.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Waspada kebakaran hutan dan lahan serta bijak gunakan air bersih,” tulis BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri dalam peringatannya, dikutip Rabu (23/9/2026).
Berikut rincian wilayah di Sulawesi Tengah yang masuk kategori Waspada, Siaga, dan Awas terhadap potensi kekeringan meteorologis:
Kategori Waspada
1. Banggai: Batui, Toili Barat.
2. Poso: Poso Kota, Poso Pesisir, Pamona, Lore Utara, Poso Pesisir Selatan, Pamona Barat, Lore Piore.
3. Tolitoli: Lampasio, Baolan.
4. Banggai Kepulauan: Liang, Bulagi.
5. Donggala: Rio Pakava, Labuan, Sindue, Sirenja, Banawa Selatan, Sindue Tombusabora, Balaesang Tanjung.
6. Palu: Mantikulore.
7. Morowali: Bungku Barat.
8. Morowali Utara: Lembo, Bungku Utara.
9. Parigi Moutong: Siniu, Palasa, Sidoan.
10. Sigi: Palolo, Dolo Selatan, Dolo Barat, Dolo, Marawola.
Kategori Siaga
1. Banggai Laut: Banggai, Banggai Selatan.
2. Banggai: Bunta, Kintom, Bubung, Luwuk Utara, Lamala, Balantak, Pagimana, Toili, Nuhon, Batui Selatan, Lobu, Luwuk.
3. Poso: Pamona Utara, Pamona Selatan, Poso Kota Utara.
4. Tojo Una-Una: Una-Una, Walea Kepulauan, Ampana Tete, Tojo Barat, Ulubongka, Tojo.
5. Tolitoli: Dampal Selatan, Dampal Utara, Basidondo, Tolitoli Utara.
6. Banggai Kepulauan: Tinangkung Selatan.
7. Buol: Momunu, Lakea.
8. Donggala: Balaesang, Sojol, Sojol Utara.
9. Morowali: Bahodopi.
10. Morowali Utara: Soyo Jaya.
11. Parigi Moutong: Moutong.
Kategori Awas
1. Tojo Una-Una: Ampana Tete.
2. Buol: Paleleh.
(nul)









