- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
.jpg)
Keterangan Gambar : Masyarakat dari lima desa di Kabupaten Sigi menggelar tradisi adat Morra Keke di Sungai Wonu, Kamis (4/2/2026). (Foto: Istimewa)
Likeindonesia.com, SIGI – Masyarakat dari lima desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kembali melaksanakan ritual adat Morra Keke di Sungai Wuno pada Kamis (4/6/2026).
Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar masyarakat dalam memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang mulai berdampak pada lahan pertanian warga.
Baca Lainnya :
- Bapenda Sulteng Benahi Pajak Daerah, Sasar BBM, Air, Sampai Alat Berat
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
Ritual ini melibatkan masyarakat dari Desa Watunonju, Desa Sidera, Desa Oloboju, Desa Bora, dan Desa Solove.
Sungai Wuno dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena selama ini menjadi sumber kehidupan yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mengairi lahan pertanian.
Aswan Meni dari Lembaga Adat Desa Watunonju mengatakan, Morra Keke bukan sekadar ritual adat, melainkan bentuk ikhtiar dan pengharapan masyarakat kepada Sang Pencipta.
“Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar masyarakat dalam memohon kepada Sang Pencipta untuk meminta hujan,” ujarnya.
Prosesi adat tersebut dimulai sejak pagi hari. Masyarakat dari lima desa berkumpul di tepian sungai dengan membawa berbagai perlengkapan adat.
Prosesi diawali dengan pelaksanaan sejumlah ritual yang telah diwariskan oleh leluhur, termasuk penyembelihan hewan berupa ayam, domba, kambing, anjing, dan babi sebagai bagian dari tata cara adat yang telah dijalankan selama beberapa generasi.
Suasana ritual berlangsung khidmat dengan iringan tabuhan gendang yang bergema di sepanjang aliran Sungai Wuno. Masyarakat juga terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung, seperti memarut kelapa dan menyiapkan kebutuhan ritual, sembari mengikuti doa-doa yang dipanjatkan oleh para pemangku adat.
Setelah seluruh prosesi adat selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan Makan Bersama Uta Uvempoi yang diikuti seluruh peserta ritual. Hidangan yang berasal dari hasil penyembelihan kambing dan domba disantap bersama sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan persatuan masyarakat lima desa.
Pelaksanaan Morra Keke tahun ini dilatarbelakangi oleh kondisi kemarau yang menyebabkan sejumlah lahan pertanian mengalami kekeringan. Bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian, hujan memiliki peran penting dalam menunjang keberlangsungan panen dan kebutuhan hidup sehari-hari.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama antara lembaga adat, pemerintah desa, dan masyarakat dari lima desa dengan dukungan dana swadaya yang dihimpun secara gotong royong.
Selain menjadi tradisi memohon hujan, Morra Keke juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga, menjaga warisan budaya leluhur, serta merawat harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. (nul)










