- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Pawai Milad Alkhairaat di Palu Semarakkan HUT RI ke-80

Keterangan Gambar : Ratusan peserta dari berbagai kalangan memeriahkan pawai karnaval di Kota Palu, Kamis (14/8) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Ratusan peserta dari berbagai kalangan memeriahkan pawai karnaval di Kota Palu, Kamis (14/8) pagi, untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia sekaligus memperingati Milad ke-98 Alkhairaat.
Dengan atribut bernuansa merah putih dan pakaian tradisional, peserta berjalan kaki dan mengendarai sekitar 200 mobil hias mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Palu.
Baca Lainnya :
- Persiapan Paskibraka Kota Palu Masuki Tahap Akhir, Kesiapan Capai 90 Persen
- Pemprov Sulteng Kebut Sertifikasi Lahan Sekolah Rakyat, Wagub: Demi Pendidikan Anak Miskin
- 900 Anak TK di Palu Meriahkan Parade Nuansa Merah Putih
- Fenomena Bendera One Piece, Kesbangpol Palu Ingatkan Arti Perjuangan Kemerdekaan
- Dua Usaha di Palu Disegel, Satu Dibuka, Dua Lainnya Batal Disegel karena Bayar Pajak
Arak-arakan juga diwarnai lantunan salawat, menciptakan suasana semarak dan khidmat.
Ketua Umum PB Alkhairaat, Mohsen Alaydrus, mengatakan momentum ini menjadi sarana membangkitkan kembali semangat nasionalisme.
“Ini momentum yang sangat tepat untuk menggairahkan kembali rasa cinta kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus menanamkan rasa solidaritas dan meningkatkan persatuan,” ujarnya.
Pawai ini diikuti siswa-siswi madrasah, organisasi masyarakat, hingga badan otonom di bawah naungan Alkhairaat.
Tahun ini, panitia mengangkat tema “Hari Kemerdekaan dan Kepahlawanan Guru Tua” sebagai pengingat nilai-nilai perjuangan yang sejalan dengan Pancasila.
Selain menjadi ajang silaturahmi, panitia juga menyiapkan hadiah total belasan juta rupiah bagi peserta dengan hiasan terbaik. (Rul)










