Siap-siap! Ada Pengganti LPG 3 Kg yang Diklaim Lebih Ringan, Harganya Tetap Sama

By Inul Irfani 04 Jul 2026, 13:18:06 WIB Nasional
Siap-siap! Ada Pengganti LPG 3 Kg yang Diklaim Lebih Ringan, Harganya Tetap Sama

Keterangan Gambar : Kementerian ESDM mengenalkan alternatif pengganti LPG 3 kilogram (kg) yang diberi nama Tabung Merah Putih. (Foto: Dok. Lemigas)


Likeindonesia.com, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan masyarakat akan segera mengenal alternatif pengganti LPG 3 kilogram (kg). Produk berbahan compressed natural gas (CNG) bernama Tabung Merah Putih itu dijadwalkan mulai menjalani uji coba pada Juli 2026.


Tak hanya mengusung teknologi baru, tabung tersebut juga diklaim memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan tabung logam konvensional. Meski begitu, pemerintah memastikan harga jualnya akan tetap disamakan dengan LPG 3 kg.

Baca Lainnya :


Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan prototipe Tabung Merah Putih kini telah memasuki tahap ketiga. Artinya, hanya tersisa satu tahap pengujian lagi sebelum nantinya dapat diedarkan kepada masyarakat.


“Ya maksudnya satu tahap lagi sudah bisa diedarkan. Iya (pada Juli),” ujar Laode, Senin (29/6/2026), dikutip dari CNN Indonesia.


Sebanyak belasan unit tabung disiapkan untuk menjalani serangkaian pengujian di Lemigas. 


Pada tahap awal, tabung CNG akan diimpor dari China karena menggunakan material komposit teknologi tipe empat yang membuat bobotnya jauh lebih ringan.


Laode mengatakan desain yang lebih ringan dibuat agar tabung lebih mudah digunakan masyarakat. 


Sementara itu, pengujian di Lemigas akan difokuskan pada aspek keselamatan, mulai dari ketahanan tekanan hingga sistem valve yang menyatu dengan tabung.


“Oleh karena itu kita harus membuat yang lebih ringan agar emak-emak nanti enggak merasa, oh ini kok penggantinya berat. Kita uji di Lemigas. Yang paling penting safety dari valve dan tabungnya seperti apa,” jelasnya.


Pemerintah menegaskan kehadiran tabung CNG 3 kg tidak akan membuat masyarakat membayar lebih mahal. Harga jualnya direncanakan tetap setara dengan LPG 3 kg, meski menggunakan teknologi tabung yang berbeda.


Laode menyebut, dengan harga yang tetap sama, pemerintah justru memperkirakan beban subsidi energi dapat berkurang hingga sekitar 30 persen.


“Sama, sama harganya (LPG 3Kg). Sekarang simulasinya masih disamakan. Dengan disamakan pun subsidi bisa turun sampai dengan 30 persen,” tuturnya. 


Selain itu, pemerintah juga membuka peluang memproduksi tabung CNG di dalam negeri apabila kebutuhan terus meningkat. Namun, pada tahap awal implementasi, program akan dijalankan secara bertahap di sejumlah daerah yang pasokan gasnya telah disiapkan bersama SKK Migas. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.