- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
27 September Kini Resmi Jadi Hari Komedi Nasional, Bertepatan dengan Ultah Bing Slamet

Keterangan Gambar : Bing Slamet, seorang seniman multitalenta tanah air. (Foto: Dok. Wikipedia Commons).
Likeindonesia.com, JAKARTA – Dunia komedi Indonesia kini punya momen istimewa yang akan diperingati setiap tahun. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, resmi menetapkan 27 September sebagai Hari Komedi Nasional, bertepatan dengan hari lahir maestro lawak tanah air, Bing Slamet.
“Penetapan ini bertepatan dengan hari lahir seorang tokoh komedi Indonesia yang luar biasa, multi talenta, seorang maestro Bing Slamet, yaitu pada tanggal 27 September,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/9/2025), dikutip dari Antara.
Baca Lainnya :
- Baru 11 Bulan Menjabat, Menteri Asal Sulteng Abdul Kadir Karding Digantikan dalam Reshuffle Kabinet
- Mendagri Instruksikan Daerah Aktifkan Lagi Pos Ronda
- Sah! Prabowo Reshuffle Kabinet, Lima Menteri Diganti dan Satu Kementerian Baru Dibentuk
- Mengapa Makanan Berkah Maulid Jadi Rebutan?
- 5 Poin Putusan DPR Pasca Demo: Transparansi, Efisiensi, dan Penertiban Internal
Bukan tanpa alasan, sosok Bing Slamet dipilih karena kiprahnya bukan hanya sebagai pelawak, tetapi juga penyanyi, musisi, hingga aktor film. Ia dianggap sebagai simbol inspirasi bagi generasi komedian Indonesia.
Fadli menjelaskan, kehadiran Hari Komedi Nasional adalah buah dari aspirasi panjang para pelaku seni, khususnya Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI), serta organisasi seni lainnya. Aspirasi itu kini diwujudkan lewat keputusan resmi Kementerian Kebudayaan.
Pengumuman tersebut disampaikan Fadli saat menghadiri Anugerah Komedi Indonesia (ANUKOM) ke-5, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan tanggal 27 September sebagai Hari Komedi Nasional.
“Inisiatif ini merupakan aspirasi sejak lama dari para seniman komedi, yang secara aklamasi mengusulkan agar 27 September ditetapkan sebagai Hari Komedi Indonesia. Kita berharap momentum ini menjadi penanda sekaligus apresiasi terhadap sosok Bing Slamet,” tutur Fadli.
Ia berharap, penetapan Hari Komedi Nasional tidak hanya sekadar seremonial, melainkan benar-benar dirayakan dan dimaknai masyarakat luas.
“Semoga pada tanggal 27 September mendatang, kita dapat memperingati dan merayakan Hari Komedi Indonesia untuk pertama kalinya,” tambahnya.
Lebih jauh, kehadiran Hari Komedi Nasional diharapkan dapat berjalan seiring dengan ajang ANUKOM yang digelar tiap tahun. Dengan begitu, komedi akan semakin kuat posisinya dalam khazanah kebudayaan Indonesia dan terus melahirkan generasi baru seniman komedi. (Nl/Nl)










