- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Ada Pasar Murah di Taipa Jelang HUT Palu ke-47, Harga Bahan Pokok Lebih Murah dari Pasar

Keterangan Gambar : Disperindag Kota Palu kembali menggelar pasar murah di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Senin (22/9) pagi. (Foto: Syahrul/likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu kembali menggelar pasar murah di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Senin (22/9) pagi.
Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan HUT ke-47 Kota Palu, sekaligus upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Baca Lainnya :
- Siswa SMA di Palu Diamankan Gegara Bawa Barang Mirip Narkoba, Hasil Tes Negatif
- 17 Pasien Jalani Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Gratis di Palu
- Dibekuk Polisi, Pelaku Pembunuhan di Palu Tikam Korban karena Utang Rp160 Ribu
- Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
Pasar murah berlangsung selama dua hari, 22–23 September 2025.
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.
Kepala Disperindag Kota Palu, Zulkifli, mengatakan kegiatan pasar murah menjadi agenda rutin dalam rangka pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Selain untuk menyambut HUT ke-47 Kota Palu, pasar murah ini memang kegiatan rutin yang digelar Disperindag dalam menjaga stabilitas harga, pengendalian inflasi serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” kata Zulkifli.
Dalam pasar murah kali ini, pemerintah menyediakan kebutuhan pokok subsidi dan non-subsidi.
Di antaranya beras SPHP, beras premium, gula, telur, bawang, minyak, hingga susu.
Adapun harga bahan pokok yang ditawarkan, beras premium Rp55 ribu per 5 kilogram, beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Rp11 ribu per liter, gula Rp12.500 per kilogram, telur Rp50 ribu per rak, tepung Rp7.500 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih Rp30 ribu per kilogram.
Untuk stok, Disperindag menyiapkan 1,5 ton beras premium, 500 kilogram beras SPHP, 500 kilogram gula, 500 kilogram minyak goreng, dan 250 rak telur untuk dua hari pelaksanaan.
“Kami menghimbau agar masyarakat membeli bahan pokok tidak berlebihan, jangan memborong atau menimbun barang. Karena stok kita, khususnya bahan pokok ini, sampai pada bulan Desember 2025 masih aman,” ujar Zulkifli.
Kegiatan serupa juga akan digelar di Lapangan Vatulemo pada 24–25 September dan di Kecamatan Ulujadi pada 29–30 September 2025. (Rul/Nl)










