- Kualitas Udara Palu Memburuk, BMKG Sebut Ada Pengaruh Polutan dari Papua Selatan
- Pemprov Sulteng Siapkan Venue Kapasitas 50 Ribu Orang di Hutan Kota Palu untuk Pesparawi 2029
- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
Ada Pasar Murah di Taipa Jelang HUT Palu ke-47, Harga Bahan Pokok Lebih Murah dari Pasar

Keterangan Gambar : Disperindag Kota Palu kembali menggelar pasar murah di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Senin (22/9) pagi. (Foto: Syahrul/likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu kembali menggelar pasar murah di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Senin (22/9) pagi.
Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan HUT ke-47 Kota Palu, sekaligus upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Baca Lainnya :
- Siswa SMA di Palu Diamankan Gegara Bawa Barang Mirip Narkoba, Hasil Tes Negatif
- 17 Pasien Jalani Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Gratis di Palu
- Dibekuk Polisi, Pelaku Pembunuhan di Palu Tikam Korban karena Utang Rp160 Ribu
- Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
Pasar murah berlangsung selama dua hari, 22–23 September 2025.
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.
Kepala Disperindag Kota Palu, Zulkifli, mengatakan kegiatan pasar murah menjadi agenda rutin dalam rangka pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Selain untuk menyambut HUT ke-47 Kota Palu, pasar murah ini memang kegiatan rutin yang digelar Disperindag dalam menjaga stabilitas harga, pengendalian inflasi serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” kata Zulkifli.
Dalam pasar murah kali ini, pemerintah menyediakan kebutuhan pokok subsidi dan non-subsidi.
Di antaranya beras SPHP, beras premium, gula, telur, bawang, minyak, hingga susu.
Adapun harga bahan pokok yang ditawarkan, beras premium Rp55 ribu per 5 kilogram, beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Rp11 ribu per liter, gula Rp12.500 per kilogram, telur Rp50 ribu per rak, tepung Rp7.500 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih Rp30 ribu per kilogram.
Untuk stok, Disperindag menyiapkan 1,5 ton beras premium, 500 kilogram beras SPHP, 500 kilogram gula, 500 kilogram minyak goreng, dan 250 rak telur untuk dua hari pelaksanaan.
“Kami menghimbau agar masyarakat membeli bahan pokok tidak berlebihan, jangan memborong atau menimbun barang. Karena stok kita, khususnya bahan pokok ini, sampai pada bulan Desember 2025 masih aman,” ujar Zulkifli.
Kegiatan serupa juga akan digelar di Lapangan Vatulemo pada 24–25 September dan di Kecamatan Ulujadi pada 29–30 September 2025. (Rul/Nl)










