- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Ada Pasar Murah di Taipa Jelang HUT Palu ke-47, Harga Bahan Pokok Lebih Murah dari Pasar

Keterangan Gambar : Disperindag Kota Palu kembali menggelar pasar murah di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Senin (22/9) pagi. (Foto: Syahrul/likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu kembali menggelar pasar murah di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Senin (22/9) pagi.
Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan HUT ke-47 Kota Palu, sekaligus upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Baca Lainnya :
- Siswa SMA di Palu Diamankan Gegara Bawa Barang Mirip Narkoba, Hasil Tes Negatif
- 17 Pasien Jalani Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Gratis di Palu
- Dibekuk Polisi, Pelaku Pembunuhan di Palu Tikam Korban karena Utang Rp160 Ribu
- Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
Pasar murah berlangsung selama dua hari, 22–23 September 2025.
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.
Kepala Disperindag Kota Palu, Zulkifli, mengatakan kegiatan pasar murah menjadi agenda rutin dalam rangka pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Selain untuk menyambut HUT ke-47 Kota Palu, pasar murah ini memang kegiatan rutin yang digelar Disperindag dalam menjaga stabilitas harga, pengendalian inflasi serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” kata Zulkifli.
Dalam pasar murah kali ini, pemerintah menyediakan kebutuhan pokok subsidi dan non-subsidi.
Di antaranya beras SPHP, beras premium, gula, telur, bawang, minyak, hingga susu.
Adapun harga bahan pokok yang ditawarkan, beras premium Rp55 ribu per 5 kilogram, beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Rp11 ribu per liter, gula Rp12.500 per kilogram, telur Rp50 ribu per rak, tepung Rp7.500 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih Rp30 ribu per kilogram.
Untuk stok, Disperindag menyiapkan 1,5 ton beras premium, 500 kilogram beras SPHP, 500 kilogram gula, 500 kilogram minyak goreng, dan 250 rak telur untuk dua hari pelaksanaan.
“Kami menghimbau agar masyarakat membeli bahan pokok tidak berlebihan, jangan memborong atau menimbun barang. Karena stok kita, khususnya bahan pokok ini, sampai pada bulan Desember 2025 masih aman,” ujar Zulkifli.
Kegiatan serupa juga akan digelar di Lapangan Vatulemo pada 24–25 September dan di Kecamatan Ulujadi pada 29–30 September 2025. (Rul/Nl)










