- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Kota Palu menargetkan revitalisasi Pasar Tavanjuka selesai pada Desember 2025.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli kepada media ini.
Baca Lainnya :
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
- HGB 40 Ribu Hektare di Palu Disorot DPRD, 600 Penyintas Bencana Belum Dapat Huntap
- DPRD Palu Desak Evaluasi Program MBG Usai Kasus Keracunan di Tiga Sekolah
- Rentetan Insiden Pohon Tumbang hingga Renggut Nyawa, DPRD Kota Palu Minta Pemkot Bertindak Serius
- DLH Palu: Pohon Perkotaan Lebih Rawan Tumbang, Butuh Penanganan Serius
“Untuk revitalisasi pasar yang sedang berlangsung saat ini adalah Pasar Tavanjuka. Insyaallah prosesnya paling lambat selesai Desember 2025 mendatang,” ujar Zulkifli.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp4,7 miliar.
Zulkifli menambahkan, Pasar Tavanjuka diharapkan menjadi fresh market pertama di Kota Palu yang dirancang khusus untuk penjualan kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari sayuran hingga bahan pangan lainnya.
Untuk menjamin kualitas pangan, Disperindag akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, fasilitas pemotongan unggas juga disiapkan di area belakang pasar dengan tenaga juru sembelih yang berkolaborasi bersama Dinas Pertanian.
“Selain Pasar Tavanjuka, Pemkot Palu juga berencana merevitalisasi pasar lain secara bertahap, seperti Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” tambahnya. (Rul/Nl)










