- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Kota Palu menargetkan revitalisasi Pasar Tavanjuka selesai pada Desember 2025.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli kepada media ini.
Baca Lainnya :
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
- HGB 40 Ribu Hektare di Palu Disorot DPRD, 600 Penyintas Bencana Belum Dapat Huntap
- DPRD Palu Desak Evaluasi Program MBG Usai Kasus Keracunan di Tiga Sekolah
- Rentetan Insiden Pohon Tumbang hingga Renggut Nyawa, DPRD Kota Palu Minta Pemkot Bertindak Serius
- DLH Palu: Pohon Perkotaan Lebih Rawan Tumbang, Butuh Penanganan Serius
“Untuk revitalisasi pasar yang sedang berlangsung saat ini adalah Pasar Tavanjuka. Insyaallah prosesnya paling lambat selesai Desember 2025 mendatang,” ujar Zulkifli.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp4,7 miliar.
Zulkifli menambahkan, Pasar Tavanjuka diharapkan menjadi fresh market pertama di Kota Palu yang dirancang khusus untuk penjualan kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari sayuran hingga bahan pangan lainnya.
Untuk menjamin kualitas pangan, Disperindag akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, fasilitas pemotongan unggas juga disiapkan di area belakang pasar dengan tenaga juru sembelih yang berkolaborasi bersama Dinas Pertanian.
“Selain Pasar Tavanjuka, Pemkot Palu juga berencana merevitalisasi pasar lain secara bertahap, seperti Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” tambahnya. (Rul/Nl)










