- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Kota Palu menargetkan revitalisasi Pasar Tavanjuka selesai pada Desember 2025.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli kepada media ini.
Baca Lainnya :
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
- HGB 40 Ribu Hektare di Palu Disorot DPRD, 600 Penyintas Bencana Belum Dapat Huntap
- DPRD Palu Desak Evaluasi Program MBG Usai Kasus Keracunan di Tiga Sekolah
- Rentetan Insiden Pohon Tumbang hingga Renggut Nyawa, DPRD Kota Palu Minta Pemkot Bertindak Serius
- DLH Palu: Pohon Perkotaan Lebih Rawan Tumbang, Butuh Penanganan Serius
“Untuk revitalisasi pasar yang sedang berlangsung saat ini adalah Pasar Tavanjuka. Insyaallah prosesnya paling lambat selesai Desember 2025 mendatang,” ujar Zulkifli.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp4,7 miliar.
Zulkifli menambahkan, Pasar Tavanjuka diharapkan menjadi fresh market pertama di Kota Palu yang dirancang khusus untuk penjualan kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari sayuran hingga bahan pangan lainnya.
Untuk menjamin kualitas pangan, Disperindag akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, fasilitas pemotongan unggas juga disiapkan di area belakang pasar dengan tenaga juru sembelih yang berkolaborasi bersama Dinas Pertanian.
“Selain Pasar Tavanjuka, Pemkot Palu juga berencana merevitalisasi pasar lain secara bertahap, seperti Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” tambahnya. (Rul/Nl)










