- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Kota Palu menargetkan revitalisasi Pasar Tavanjuka selesai pada Desember 2025.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Zulkifli kepada media ini.
Baca Lainnya :
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
- HGB 40 Ribu Hektare di Palu Disorot DPRD, 600 Penyintas Bencana Belum Dapat Huntap
- DPRD Palu Desak Evaluasi Program MBG Usai Kasus Keracunan di Tiga Sekolah
- Rentetan Insiden Pohon Tumbang hingga Renggut Nyawa, DPRD Kota Palu Minta Pemkot Bertindak Serius
- DLH Palu: Pohon Perkotaan Lebih Rawan Tumbang, Butuh Penanganan Serius
“Untuk revitalisasi pasar yang sedang berlangsung saat ini adalah Pasar Tavanjuka. Insyaallah prosesnya paling lambat selesai Desember 2025 mendatang,” ujar Zulkifli.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp4,7 miliar.
Zulkifli menambahkan, Pasar Tavanjuka diharapkan menjadi fresh market pertama di Kota Palu yang dirancang khusus untuk penjualan kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari sayuran hingga bahan pangan lainnya.
Untuk menjamin kualitas pangan, Disperindag akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, fasilitas pemotongan unggas juga disiapkan di area belakang pasar dengan tenaga juru sembelih yang berkolaborasi bersama Dinas Pertanian.
“Selain Pasar Tavanjuka, Pemkot Palu juga berencana merevitalisasi pasar lain secara bertahap, seperti Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” tambahnya. (Rul/Nl)










