- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Rentetan Insiden Pohon Tumbang hingga Renggut Nyawa, DPRD Kota Palu Minta Pemkot Bertindak Serius

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Palu, H Alfian Chaniago. (Foto: Bimaz/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, PALU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu menyoroti maraknya insiden pohon tumbang yang terjadi di sejumlah ruas jalan dan telah menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.
Anggota DPRD Kota Palu, H. Alfian Chaniago, meminta Pemerintah Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan perhatian lebih serius. Hal ini disampaikan menyusul insiden pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil Avanza di Jalan Sisingamangaraja, Palu Timur, Kamis (18/9/2025) pagi.
Baca Lainnya :
- DLH Palu: Pohon Perkotaan Lebih Rawan Tumbang, Butuh Penanganan Serius
- Sidak di Pasar Palu, Harga Beras Stabil Rp14–15 Ribu per Kilogram
- Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Sisingamangaraja, Beruntung Pengemudi Selamat
- Sakit Perut hingga Muntah Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Siswa SDN Inpres Boyaoge Dilarikan ke RS
- Tahun Depan, Warga Sulteng Bisa Terbang Langsung ke Cina, Korsel, hingga Eropa
“Saya ingin menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas serangkaian kecelakaan akibat pohon tumbang di Kota Palu. Baru-baru ini seorang mahasiswa meninggal dunia di Jalan Hasanuddin, kejadian serupa juga di Jalan Ahmad Yani, dan kini di Jalan Sisingamangaraja. Ini harus menjadi perhatian khusus,” kata Alfian dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (18/9/2025).
Ia menilai sikap DLH yang menunggu jadwal pemangkasan pohon kurang tepat, mengingat potensi bahaya yang berulang kali menimbulkan korban.
“Sudah beberapa kali kami sampaikan agar dilakukan pemangkasan segera, bukan menunggu korban lagi. Ini masalah serius yang harus segera diatasi,” ujarnya.
Selain itu, Alfian juga menyarankan agar pemerintah tidak lagi menggunakan pohon jenis angsana untuk program penghijauan kota karena berpotensi membahayakan. Ia mendorong DPRD segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DLH untuk membahas langkah penanganan, termasuk terkait kepastian santunan bagi korban.
DPRD Kota Palu berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang serta keselamatan masyarakat dapat lebih terjamin. (Bim/Nl)










