- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
- MUI Sulteng Imbau Umat Muslim se-Sulteng Gelar Salat Minta Hujan di Daerah Masing-Masing
- Rekor! Kualitas Udara Palu Semakin Memburuk, Partikel Polusi Tembus Ratusan
- Hati-Hati Beli Beras Mahal, Mentan Temukan Beras Berlabel Vitamin tapi Kandungannya Tidak Ada
- Segini Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di Sulteng per 1 September 2026
- Kualitas Udara Kota Palu Didominasi Kategori Tidak Sehat Selama Agustus 2026
318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi

Keterangan Gambar : Kebakaran satu unit kios di Jalan Dr. Suharso, Kota Palu, Senin (31/8/2026). (Foto: Inul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, PALU - Ratusan kejadian kebakaran tercatat di Kota Palu selama delapan bulan pertama 2026.
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu (Damkarmat) menunjukkan, terdapat 318 kejadian hingga Agustus, dengan Mantikulore sebagai wilayah yang paling banyak mengalami kebakaran.
Baca Lainnya :
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
Dari total tersebut, Mantikulore mencatat 108 kejadian. Palu Selatan berada di urutan berikutnya dengan 71 kejadian, disusul Palu Barat 35 kejadian.
Selanjutnya, terdapat 26 kejadian di Palu Timur, 23 kejadian di Ulujadi, 21 kejadian di Tatanga, 18 kejadian di Tawaeli, 15 kejadian di Palu Utara, dan 1 kejadian di Sigi.
Adapun secara bulanan, jumlah kebakaran paling tinggi terjadi pada Agustus dengan 88 kejadian. Angka ini meningkat cukup jauh dibandingkan Juli yang mencatat 31 kejadian.
Pada Januari terdapat 25 kejadian, Februari 37 kejadian, Maret 34 kejadian, April 37 kejadian, Mei 40 kejadian, dan Juni 26 kejadian.
Bila dilihat dari objek yang terbakar, lahan menjadi yang paling dominan dengan 142 kejadian.
Kemudian rumah atau gedung sebanyak 72 kejadian, objek lainnya 35 kejadian, kabel SR 29 kejadian, sampah 26 kejadian, tabung gas 8 kejadian, serta mobil atau motor 6 kejadian. (nul)









