- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
- Pemprov Sulteng Siapkan Pembangunan SMKN 1 Batui, 80 Siswa Dipastikan Tetap Lanjut Sekolah
- Kabar Baik, Kabut Asap di Sulawesi Diprediksi Berkurang 5 Hari ke Depan, Ada Pengaruh Siklon Champi
- Kualitas Udara Masih Tak Sehat, Pembelajaran TK-SMP di Palu Diberlakukan secara Daring Selama 3 Hari
- Pemerintah Resmi Tunda Batas Wajib Sertifikasi Halal hingga Oktober 2028
- Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap
- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda

Keterangan Gambar : Bripka Reply, Bhabinkamtibmas Polsek Tawaeli, sosok dibalik berdirinya Taman Baca Napande di Kelurahan Baiya, Kota Palu. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Palu – Dari lahan kumuh yang dulunya dipenuhi sampah, kini berdiri Taman Baca Napande simbol perubahan dan semangat literasi di Kelurahan Baiya, Kota Palu.
Di balik transformasi ini, sosok Bripka Reply, Bhabinkamtibmas Polsek Tawaeli, tampil sebagai penggerak utama. Atas inisiatifnya yang dinilai inspiratif dan berdampak bagi masyarakat, Bripka Reply menerima penghargaan langsung dari Kapolda Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
“Dulunya lahan ini hanyalah tempat pembuangan sampah. Saya melihat ada potensi, lalu mengusulkan kepada pihak kelurahan untuk menyulapnya menjadi taman baca,” kata Bripka Reply, menceritakan awal mula ide tersebut lahir, Rabu (9/7/2025).
Taman Baca Napande yang berarti "pintar" dalam bahasa Kaili didirikan di belakang kantor kelurahan sejak tahun 2024 lewat kolaborasi tiga pilar kelurahan, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah kelurahan. Sejak itu, taman baca ini berkembang menjadi tempat favorit warga, khususnya anak-anak.
“Biasanya anak-anak hanya bermain HP di kantor kelurahan karena ada Wi-Fi gratis. Tapi dengan adanya taman baca, mereka mulai tertarik membaca buku. Tempat ini juga jadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak,” tutur Tazkia Aulia, warga Kelurahan Baiya.
Lurah Baiya, Muhammad Zakaria, menyebut taman baca tersebut kini menjadi titik kumpul masyarakat yang produktif.
“Alhamdulillah, taman baca Napande telah memberi banyak manfaat. Kami merapatkan program-program warga dan lembaga masyarakat juga di sini,” ujarnya.
Apresiasi tinggi turut datang dari Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, yang memuji Bripka Reply sebagai wujud nyata polisi yang hadir untuk solusi.
“Polisi bukan hanya hadir untuk menangkap pelaku kejahatan, tapi juga hadir memberi solusi atas persoalan sosial, dan Bripka Reply membuktikan itu,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa model pendekatan seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat saat ini.
“Inisiatif seperti taman baca Napande menjadi bukti bahwa pendekatan humanis polisi bisa membawa perubahan besar di masyarakat,” tambahnya. (Bim)










