- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
- MUI Sulteng Imbau Umat Muslim se-Sulteng Gelar Salat Minta Hujan di Daerah Masing-Masing
- Rekor! Kualitas Udara Palu Semakin Memburuk, Partikel Polusi Tembus Ratusan
- Hati-Hati Beli Beras Mahal, Mentan Temukan Beras Berlabel Vitamin tapi Kandungannya Tidak Ada
- Segini Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di Sulteng per 1 September 2026
- Kualitas Udara Kota Palu Didominasi Kategori Tidak Sehat Selama Agustus 2026
Rekor! Kualitas Udara Palu Semakin Memburuk, Partikel Polusi Tembus Ratusan

Keterangan Gambar : Grafik pengamatan kualitas udara Kota Palu, Rabu (2/9/2026). (Foto: BMKG SPAG Lore Lindu Bariri)
Likeindonesia.com, PALU - Kualitas udara di Kota Palu, Sulawesi Tengah, semakin memburuk. BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri mencatat konsentrasi partikel polusi di udara mencapai angka ratusan pada Rabu (2/9/2026).
Hasil pemantauan menunjukkan PM2.5 mencapai 110 µg/m³ dan masuk kategori tidak sehat. Sementara PM10 tercatat 106 µg/m³ dalam kategori sedang dan PM1 mencapai 104 µg/m³.
Baca Lainnya :
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
BMKG SPAG Lore Lindu Bariri mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk.
“Kurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, gunakan masker saat beraktivitas di luar, serta hindari aktivitas yang dapat menambah polusi seperti membakar sampah,” demikian imbauan BMKG SPAG Lore Lindu Bariri dalam laporannya.
Sehari sebelumnya, Selasa (1/9/2026), PM2.5 tercatat 79 µg/m³, PM10 sebesar 80 µg/m³, dan PM1 mencapai 76 µg/m³. (nul)










