- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Siswa SMA di Palu Diamankan Gegara Bawa Barang Mirip Narkoba, Hasil Tes Negatif

Keterangan Gambar : Siswa SMA Negeri 1 Palu berinisial A (16) sempat diamankan pihak sekolah karena diduga membawa barang menyerupai narkotika jenis ganja pada Jumat (19/9/2025). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, PALU - Seorang siswa SMA Negeri 1 Palu berinisial A (16) sempat diamankan pihak sekolah karena diduga membawa barang menyerupai narkotika jenis ganja pada Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 13.00 WITA.
Dugaan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melibatkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palu untuk memastikan kebenarannya.
Baca Lainnya :
- 17 Pasien Jalani Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Gratis di Palu
- Dibekuk Polisi, Pelaku Pembunuhan di Palu Tikam Korban karena Utang Rp160 Ribu
- Revitalisasi Pasar Tavanjuka Telan Rp4,7 Miliar, Ditarget Tuntas Desember 2025
- DMI Sulteng Gelar Silaturahim Rabiul Awal Besok, Hadirkan Dai Nasional
- HGB 40 Ribu Hektare di Palu Disorot DPRD, 600 Penyintas Bencana Belum Dapat Huntap
Pihak sekolah kemudian menghubungi Unit 2 Satresnarkoba Polresta Palu untuk menjemput siswa tersebut dan membawanya ke kantor Satresnarkoba. Pemeriksaan dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan orang tua siswa serta pihak sekolah untuk menyaksikan langsung proses pengujian barang bukti.
Dari hasil pemeriksaan menggunakan alat uji narkotika, barang yang dicurigai itu dipastikan negatif mengandung zat narkotika jenis ganja. Tes urine siswa berusia 16 tahun itu juga menunjukkan hasil negatif terhadap marijuana (ganja), amphetamine dan methamphetamine (sabu), serta BZO atau obat keras.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, menegaskan bahwa transparansi menjadi hal utama dalam penanganan kasus ini. Ia menilai keterlibatan orang tua dan sekolah dalam pemeriksaan merupakan bukti keterbukaan pihak kepolisian.
“Kami pastikan pemeriksaan berjalan transparan, orang tua dan pihak sekolah turut menyaksikan langsung jalannya pengujian barang bukti,” ujar Kapolresta Palu.
Lebih lanjut, ia menekankan komitmen Polresta Palu untuk terus bersinergi dengan sekolah dan orang tua dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan pendidikan.
“Kami tetap melakukan langkah pencegahan agar narkoba tidak masuk ke dunia pendidikan. Sinergi dengan sekolah dan orang tua sangat penting,” tambahnya.
Usai hasil pemeriksaan dipastikan negatif, siswa A (16) kemudian dipulangkan kembali kepada keluarganya dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani. (Bim/Nl)










