- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
- Pemprov Sulteng Resmi Layangkan Surat Keberatan atas Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027
- Resmi, Harga Pertamax hingga Pertamax Turbo Turun Mulai 1 Agustus
- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus

Keterangan Gambar : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah berkoordinasi dengan manajemen Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu dan perwakilan Maskapai Garuda Air, Selasa (4/8/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou, Republik Rakyat Tiongkok, dijadwalkan mulai beroperasi pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menjelang operasional perdana, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.
Baca Lainnya :
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
Penerbangan perdana dari Palu menuju Guangzhou dijadwalkan melakukan proses boarding pada pukul 20.20 WITA, Kamis (6/8).
Sementara itu, penerbangan internasional perdana dari Guangzhou dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu pada Jumat (7/8) pukul 06.50 WITA.
Kedua penerbangan tersebut akan dilayani oleh Maskapai Garuda Air.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah berkoordinasi dengan manajemen Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu dan perwakilan Maskapai Garuda Air untuk memastikan kesiapan pelayanan penerbangan internasional, Selasa (4/8/2026).
Hasil koordinasi menunjukkan Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu telah siap melayani penerbangan internasional. Kesiapan tersebut meliputi sumber daya manusia (SDM), fasilitas pelayanan, sarana dan prasarana pendukung, serta sistem teknologi dan komputerisasi operasional. Saat ini, hanya tersisa beberapa pekerjaan pada tahap finalisasi sebagai penyempurnaan menjelang operasional perdana.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto, menegaskan koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pelayanan penerbangan internasional berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada penumpang.
“Penerbangan internasional perdana ini merupakan momentum bersejarah bagi Sulawesi Tengah. Karena itu, seluruh perangkat pendukung harus benar-benar siap sehingga operasional perdana dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang. Hasil koordinasi hari ini menunjukkan bahwa secara umum seluruh kesiapan telah terpenuhi, dengan beberapa penyelesaian akhir yang terus dikebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, dibukanya rute internasional Palu–Guangzhou merupakan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas Sulawesi Tengah dengan pasar global.
“Rute ini tidak hanya membuka akses transportasi internasional yang lebih luas, tetapi juga menjadi peluang besar untuk meningkatkan perdagangan, investasi, pariwisata, serta memperluas akses ekspor komoditas unggulan Sulawesi Tengah. Pemerintah Provinsi akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat ekonomi dari penerbangan internasional ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” kata Rudi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyebut pengoperasian rute internasional Palu–Guangzhou diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor transportasi udara di daerah serta memperluas konektivitas Sulawesi Tengah dengan kawasan Asia. (nul)



.jpg)





